PSSI Kaimana Siapkan Liga 1 dan Liga 2 2026

Must read

Kaimana, Beritakasuari.com – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Kaimana mulai mematangkan persiapan Liga PSSI Kaimana 2026. Kompetisi tersebut dirancang menggunakan sistem berjenjang melalui Liga 1 dan Liga 2 untuk memperkuat pembinaan sekaligus meningkatkan kualitas persaingan sepak bola di daerah.

Ketua PSSI Kaimana Dennis Yusuf Sawi mengatakan, hingga Kamis (10/9/2026), sebanyak 19 tim telah menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dari total 30 tim yang mendapat undangan. Jumlah peserta masih dapat bertambah mengingat proses pendaftaran masih berlangsung.

Format kompetisi perdana nantinya sekaligus menjadi dasar dalam menentukan komposisi dua kasta liga. Tim yang berhasil menempati 16 posisi teratas akan ditempatkan di Liga 1, sementara tim yang berada di urutan berikutnya akan mengikuti kompetisi Liga 2.

“Jadi yang masuk 16 besar akan menjadi peserta Liga 1, sedangkan tim di posisi 17 ke bawah akan masuk Liga 2,” kata Dennis.

Menurut Dennis, pembagian tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan kompetisi yang lebih kompetitif, tetapi juga menjadi fondasi bagi keberlangsungan sistem liga sepak bola di Kaimana. Liga 2 secara khusus akan diarahkan sebagai ruang pembinaan pemain muda.

PSSI Kaimana bahkan merencanakan adanya ketentuan batas usia bagi pemain Liga 2, dengan usia maksimal 21 tahun. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas kepada talenta muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding dalam kompetisi resmi.

Selain pembinaan pemain, sistem promosi dan degradasi juga akan diterapkan dalam struktur liga. Dengan mekanisme tersebut, setiap klub memiliki motivasi untuk meningkatkan performa sekaligus menjaga kompetisi tetap dinamis dari musim ke musim.

PSSI Kaimana juga menjadikan Liga 2026 sebagai bagian dari proses pencarian pemain potensial. Talenta yang menunjukkan performa terbaik selama kompetisi akan dipantau untuk dipersiapkan menghadapi agenda Pra-PON.

Rencananya, pertandingan Liga PSSI Kaimana 2026 mulai bergulir pada pertengahan hingga akhir September. Pelaksanaan kompetisi akan mendapat dukungan dari klub-klub peserta, meskipun hingga saat ini PSSI Kaimana belum memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah daerah.

Dennis berharap penyelenggaraan liga perdana tersebut dapat menjadi langkah awal membangun ekosistem sepak bola Kaimana yang lebih terarah, berkelanjutan, dan mampu menghasilkan pemain-pemain lokal berkualitas untuk membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi.

More articles

Latest article