Damkar Kaimana Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan

Must read

Kaimana, Berritakasuari.com – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kaimana berhasil mengendalikan kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Jalan Sapta Taruna, Kelurahan Krooy, Distrik Kaimana, Rabu (15/7/2026). Respons cepat petugas mencegah api meluas ke area lain yang dipenuhi semak belukar kering.

Peristiwa tersebut bermula ketika warga melihat kepulan asap membumbung dari lokasi kejadian. Api diketahui merambat perlahan di antara vegetasi kering yang mudah terbakar akibat kondisi cuaca panas, sehingga menarik perhatian masyarakat yang melintas di sekitar kawasan itu.

Laporan mengenai kebakaran diterima oleh Damkar Kaimana sekitar pukul 12.00 WIT. Tidak lama berselang, personel beserta armada pemadam langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Sesampainya di tempat kejadian, petugas segera memusatkan upaya pemadaman pada titik-titik api yang masih aktif. Penyemprotan air dilakukan secara menyeluruh guna menghentikan penyebaran kobaran api sekaligus melindungi area di sekitarnya dari potensi kebakaran yang lebih luas.

“Petugas langsung melakukan penyemprotan pada titik api yang masih aktif untuk mencegah kebakaran meluas ke area sekitar.”

Proses pemadaman berlangsung cukup intens karena cuaca yang terik dan banyaknya material kering di lokasi membuat api mudah menyala kembali. Berkat koordinasi dan kerja cepat personel Damkar, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.

Setelah api dipastikan padam, petugas melanjutkan tahapan pendinginan di seluruh area terdampak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa dan berpotensi memicu kebakaran susulan.

Hingga proses penanganan selesai, situasi di lokasi dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan yang meluas akibat kejadian tersebut. Pemerintah dan petugas pemadam kebakaran juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim kemarau, dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan maupun hutan.

More articles

Latest article