Kaimana, Beritakasuari.com – Suasana penuh rasa syukur menyelimuti penyambutan kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Kaimana yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Sebanyak 10 jemaah yang tergabung dalam Kloter 25 Embarkasi Makassar tiba di Kaimana pada Senin (22/6/2026) dan disambut langsung oleh Pemerintah Kabupaten Kaimana.
Mewakili Bupati Kaimana, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Blasius Kilmas, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah yang telah kembali dalam keadaan sehat. Ia berharap seluruh rangkaian ibadah yang telah dijalankan diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan dalam kehidupan para jemaah.
“Semoga perjalanan ibadah yang telah ditunaikan oleh para jemaah haji di Tanah Suci dapat diterima oleh Allah SWT dan memperoleh predikat Haji yang Mabrur dan Mabrurah,” ujarnya.
Blasius menuturkan bahwa predikat haji mabrur bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga harus tercermin melalui sikap, perilaku, dan keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat. Ia berharap para jemaah mampu menjadi contoh yang baik bagi keluarga maupun lingkungan sekitar, sekaligus memperkuat nilai-nilai ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Kaimana.
“Kemabruran ibadah haji hendaknya terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi teladan bagi keluarga, lingkungan, dan semakin mempererat ukhuwah Islamiyah,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kaimana juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kaimana, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), hingga seluruh petugas yang memberikan pelayanan kepada jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kaimana, Masruddin Farisa, menjelaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Ia menyampaikan bahwa pada musim haji 2026, Kabupaten Kaimana memberangkatkan sebanyak 16 calon jemaah haji ke Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, 10 orang kembali bersama rombongan menuju Kaimana, sedangkan enam jemaah lainnya memilih langsung menuju kampung halaman masing-masing sebelum kembali ke daerah.
“Jemaah haji yang kembali ke Kaimana bersama rombongan sebanyak 10 orang, sedangkan enam jemaah lainnya memilih kembali ke kampung halamannya terlebih dahulu,” jelas Masruddin.
Ia berharap seluruh jemaah asal Kaimana memperoleh predikat haji mabrur dan mabrurah serta mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama.
Prosesi penyambutan ditutup dengan penyerahan bendera rombongan dari Ketua Jemaah Haji, Abdul Rahim Furuada, kepada Pemerintah Kabupaten Kaimana yang diwakili oleh Blasius Kilmas. Penyerahan tersebut menjadi simbol berakhirnya perjalanan ibadah haji sekaligus penanda kepulangan para tamu Allah ke tengah keluarga dan masyarakat.
Momentum kepulangan ini diharapkan semakin memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan nilai-nilai keagamaan, serta menjadi motivasi bagi masyarakat Kabupaten Kaimana untuk terus mempererat persaudaraan dan mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.



