Manokwari, Beritakasuari.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 1801 Manokwari menyiapkan sebanyak 28 titik nonton bareng (nobar) Piala Dunia yang akan tersebar di berbagai wilayah, mulai dari pusat Kota Manokwari hingga kawasan Warpramasi. Program ini digelar sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus menghadirkan hiburan yang dapat dinikmati secara merata, termasuk di daerah terpencil.
Komandan Kodim 1801 Manokwari, Letkol Inf Davit Sutrisno Sirait, mengatakan penyelenggaraan nobar merupakan tindak lanjut dari arahan Komando Daerah Militer (Kodam). Fokus kegiatan diarahkan pada pertandingan babak semifinal dan final Piala Dunia yang diperkirakan akan menarik perhatian besar masyarakat.
“Kami diperintahkan untuk menyelenggarakan 28 titik yang tersebar di wilayah Manokwari. Paling tidak, kami upayakan setiap Koramil bisa menyelenggarakan minimal satu titik nobar,” ujar Davit, Rabu (15/7/2026).
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan di sejumlah wilayah menghadapi tantangan tersendiri karena kondisi geografis Papua Barat yang masih memiliki daerah dengan keterbatasan jaringan komunikasi maupun akses siaran televisi. Beberapa lokasi bahkan tidak dapat menerima siaran melalui antena konvensional.
Untuk mengatasi kendala tersebut, Kodim 1801 Manokwari menyediakan layanan internet satelit Starlink di sejumlah titik yang sulit dijangkau jaringan. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat di pelosok tetap memiliki kesempatan menyaksikan pertandingan Piala Dunia secara langsung bersama-sama.
“Keterbatasan kita memang tidak semua titik mudah dapat siaran. Di daerah yang susah sinyal, kami bahkan melakukan pengadaan Starlink sendiri agar sinyalnya tembus. Memang belum bisa menjangkau seluruh permintaan karena keterbatasan alat, tetapi kami upayakan maksimal agar masyarakat di pelosok timur ini bisa menikmati hiburan Piala Dunia,” jelasnya.
Selain menghadirkan titik-titik nobar di tingkat Koramil, Kodim juga akan berpartisipasi dalam penyelenggaraan satu lokasi utama yang dipusatkan di Kodam XVIII/Kasuari. Lokasi tersebut dirancang sebagai pusat kegiatan masyarakat dengan fasilitas videotron berukuran besar sehingga mampu memberikan pengalaman menonton yang lebih nyaman.
Tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola, kegiatan di titik utama juga akan dipadukan dengan pesta rakyat yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran pelaku usaha lokal diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat selama berlangsungnya agenda nobar.
“Di titik besar itu nanti kami libatkan kegiatan UMKM dan hiburan-hiburan rakyat untuk menggairahkan ekonomi lokal,” tambah Davit.
Ia menjelaskan bahwa program nobar sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang menunjuk TVRI sebagai televisi penyiar resmi pertandingan. Melalui kegiatan ini, TNI juga ingin mempererat hubungan dengan masyarakat dengan menghadirkan ruang kebersamaan yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan warga.
Tingginya antusiasme masyarakat menyambut gelaran Piala Dunia turut mendapat perhatian dari pihak Kodim. Davit mengimbau seluruh warga agar tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung sehingga suasana tetap aman dan nyaman bagi semua pihak.
“Silakan menikmati euforia Piala Dunia ini, karena ini momen beberapa tahun sekali. Namun, saya harap masyarakat tetap tertib. Jangan sampai mengganggu pengguna jalan atau masyarakat lain yang tidak menonton. Sejauh ini, jalannya acara di beberapa titik terdahulu relatif aman dan lancar. Kalaupun ada riak kecil, semua masih sangat terkontrol,” pungkasnya.
Melalui penyelenggaraan 28 titik nobar ini, Kodim 1801 Manokwari berharap masyarakat dari berbagai wilayah, termasuk daerah yang memiliki keterbatasan akses komunikasi, dapat merasakan semarak Piala Dunia sekaligus memperkuat kebersamaan serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM.



