Ransiki, Beritakasuari.com – Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan terus mendorong pembaruan pelayanan publik untuk memudahkan masyarakat memperoleh dokumen administrasi kependudukan. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah layanan digital untuk pengajuan Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran melalui telepon seluler.
Inovasi tersebut dikembangkan melalui kolaborasi Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Manokwari Selatan.
Pengembangan sistem digital ini menjadi bagian dari riset TEP ITS Surabaya bertajuk “Digitalisasi Kelembagaan Organisasi Non-Profit di Kawasan Transmigrasi Ransiki”.
Tim tersebut dipimpin Yogatara Setya Dharmawan, S.Kom., MBusProcessMgt., MCE., bersama Ferigo Taufani Tri Hakiki, S.Stat., M.Stat.; Yuyun Prawati, S.Kom.; Dian Resi Amelia, S.T.; Azhyra Dinda Aulia, S.M.; dan Richardus Krishna Adyaksa, S.SP.
Kehadiran sistem tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan administrasi kependudukan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal cukup jauh dari pusat pemerintahan.
Selama ini, jarak dan kondisi geografis dapat menjadi salah satu kendala bagi warga yang membutuhkan dokumen kependudukan. Dengan mekanisme pengajuan berbasis digital, masyarakat memiliki alternatif untuk menyampaikan permohonan tanpa harus selalu mendatangi kantor Disdukcapil secara langsung.
Pengajuan KK dan Akta Kelahiran dapat dilakukan menggunakan perangkat seluler. Konsep tersebut dirancang dengan mempertimbangkan kemudahan penggunaan sehingga dapat diakses melalui perangkat yang umum digunakan masyarakat.
Digitalisasi pelayanan juga memberikan manfaat dari sisi pengelolaan administrasi. Permohonan masyarakat dapat ditata dengan lebih sistematis sehingga membantu petugas dalam memproses dan memantau pengajuan dokumen kependudukan.
Namun, sistem digital tersebut tidak dirancang untuk menghilangkan peran petugas pelayanan. Sebaliknya, teknologi ditempatkan sebagai instrumen pendukung untuk memperkuat pola pelayanan yang lebih proaktif dan mendekatkan pemerintah kepada masyarakat.
Pendekatan tersebut sejalan dengan konsep pelayanan jemput bola, terutama bagi warga yang menghadapi keterbatasan jarak dan akses menuju pusat pelayanan pemerintahan.
Bagi Kabupaten Manokwari Selatan, pemanfaatan teknologi menjadi salah satu alternatif untuk menjawab tantangan pelayanan publik di wilayah yang memiliki kondisi geografis cukup beragam. Sistem digital memungkinkan proses pengajuan dilakukan secara lebih fleksibel tanpa sepenuhnya bergantung pada kunjungan fisik masyarakat ke kantor pelayanan.
Administrasi kependudukan sendiri memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat. Dokumen seperti KK dan Akta Kelahiran diperlukan dalam berbagai keperluan, mulai dari pendidikan, layanan kesehatan, bantuan sosial, hingga kebutuhan administratif lainnya.
Karena itu, semakin mudah akses masyarakat terhadap dokumen kependudukan, semakin besar pula peluang terpenuhinya hak administrasi warga secara lebih merata.
Kolaborasi antara TEP ITS Surabaya dan Disdukcapil Manokwari Selatan diharapkan tidak berhenti pada pembangunan sistem teknologi. Inovasi tersebut perlu terus dikembangkan agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta dapat diterapkan secara efektif dalam proses pelayanan.
Pemanfaatan teknologi juga membuka peluang bagi pemerintah daerah untuk membangun sistem pelayanan yang lebih terintegrasi. Data dan proses administrasi yang dikelola secara lebih tertata dapat mendukung peningkatan efisiensi sekaligus membantu pemerintah memahami kebutuhan pelayanan masyarakat.
Bagi warga yang berada di luar pusat pemerintahan, layanan berbasis perangkat seluler dapat menjadi solusi untuk mengurangi beban waktu dan biaya perjalanan ketika mengurus dokumen kependudukan.
Transformasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa digitalisasi pelayanan publik tidak semata-mata berkaitan dengan penggunaan teknologi. Hal yang lebih penting adalah memastikan teknologi mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.
Dengan hadirnya layanan digital pengajuan KK dan Akta Kelahiran, Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan bersama Tim Ekspedisi Patriot ITS Surabaya berupaya membangun model pelayanan yang lebih dekat, praktis, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Ke depan, inovasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Manokwari Selatan. Pemerintah daerah juga diharapkan terus memastikan masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses, dapat memperoleh pelayanan secara mudah dan setara.
Digitalisasi administrasi kependudukan pada akhirnya bukan hanya tentang memindahkan proses layanan ke perangkat digital, tetapi tentang menciptakan pelayanan pemerintah yang lebih responsif, efisien, dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.



