PERBASASI Papua Barat Punya Pengurus Baru 2026-2030

Must read

Tangerang, Beritakasuari.com – Kepengurusan Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (PERBASASI) Provinsi Papua Barat periode 2026–2030 resmi memperoleh pengesahan melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) dalam Musyawarah Nasional (Munas) PB PERBASASI di Hotel Episode, Tangerang, Banten, Senin, 31 Agustus 2026.

Dalam kepengurusan baru tersebut, Andi Fajrin Ashari Yusuf dipercaya sebagai Ketua Umum PERBASASI Papua Barat untuk masa bakti empat tahun ke depan. Penyerahan SK dilakukan oleh Ketua Umum PB PERBASASI periode sebelumnya, Andika Monoarfa, kepada jajaran pengurus Papua Barat.

Kepengurusan tersebut merupakan hasil Musyawarah Provinsi (Musprov) PERBASASI Papua Barat yang berlangsung pada 8–9 Agustus 2026. Proses pemilihan disebut telah dilaksanakan sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), sehingga kepengurusan memiliki dasar organisasi untuk menjalankan tugas hingga 2030.

Selain Andi Fajrin sebagai ketua umum, struktur organisasi periode ini diperkuat sejumlah figur yang ditempatkan pada bidang masing-masing. Zubair Yani dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum Direktorat Baseball, sementara Samuel Sopacua menduduki posisi Wakil Ketua Umum Direktorat Baseball 5.

Pada sektor softball, posisi Wakil Ketua Umum Direktorat Softball dipercayakan kepada Iryani Aplena Wanggai. Charles Tethol Mansnandifu ditunjuk sebagai Sekretaris Umum dan Rahmawati sebagai Bendahara Umum.

Untuk mendukung jalannya organisasi, Elvira dipercaya memimpin Bidang Organisasi, Fendro Marani menangani Bidang Pembinaan Prestasi, Tineke Huwae memimpin Bidang Litbang, Johan Leiwakabessy menjadi Ketua Bidang Kompetisi, serta Nurbaya Syamsuddin Bahar mengemban tugas sebagai Ketua Bidang Humas.

Setelah menerima mandat tersebut, Andi Fajrin menegaskan bahwa kepengurusan baru ingin menghadirkan arah pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Fokus utama tidak hanya diarahkan pada prestasi atlet, tetapi juga pada penguatan fondasi olahraga sejak tingkat dasar.

“Kami ingin membawa baseball dan softball Papua Barat semakin maju. Pembinaan atlet akan menjadi perhatian utama, mulai dari tingkat dasar hingga prestasi. Kami juga akan memperkuat kompetisi, meningkatkan kualitas pelatih dan atlet, serta membuka lebih banyak ruang bagi generasi muda untuk berkembang,” ujar Andi Fajrin.

Menurutnya, peningkatan prestasi baseball dan softball membutuhkan kerja bersama dari berbagai unsur. Karena itu, kepengurusan baru akan membuka ruang kolaborasi dengan KONI, klub olahraga, pelatih, atlet, sekolah, pemerintah daerah, serta pihak lain yang memiliki perhatian terhadap perkembangan olahraga di Papua Barat.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk membangun ekosistem pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga mampu memberikan kesempatan kepada anak-anak dan generasi muda untuk mengenal serta mengembangkan potensi di cabang baseball dan softball.

Andi Fajrin juga menekankan bahwa keberadaan kepengurusan baru harus diikuti dengan program yang konkret. Ia tidak ingin organisasi berhenti pada pembentukan struktur, tetapi mampu menghasilkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung terhadap perkembangan atlet dan olahraga di daerah.

“Target kami bukan hanya membentuk kepengurusan, tetapi menghadirkan program nyata yang berdampak bagi atlet dan perkembangan olahraga. Kami ingin Papua Barat memiliki pembinaan yang kuat dan mampu melahirkan atlet yang dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tambahnya.

Dengan diterimanya SK kepengurusan periode 2026–2030, PERBASASI Papua Barat kini memiliki legitimasi organisasi untuk menjalankan berbagai agenda pembinaan dan pengembangan cabang olahraga baseball serta softball.

Mandat tersebut sekaligus membuka ruang bagi pengurus baru untuk menyusun program kerja yang lebih terarah, mulai dari pembinaan usia dini, peningkatan kapasitas pelatih, penguatan kompetisi, hingga pencarian dan pengembangan bibit atlet potensial di berbagai wilayah Papua Barat.

Kepengurusan di bawah kepemimpinan Andi Fajrin diharapkan mampu menjadikan periode 2026–2030 sebagai fase penguatan organisasi sekaligus peningkatan kualitas prestasi. Dengan dukungan berbagai pemangku kepentingan, baseball dan softball Papua Barat ditargetkan tidak hanya berkembang secara kuantitas, tetapi juga mampu melahirkan atlet yang kompetitif di level nasional maupun internasional.

More articles

Latest article