Kejari Kaimana Percepat Penyidikan Dua Dugaan Korupsi

Must read

Kaimana, Beritakasuari.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kaimana terus mengintensifkan penanganan sejumlah perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjadi perhatian masyarakat. Saat ini, dua perkara yang mendapat prioritas penanganan adalah dugaan pemindahan patok jalan di kawasan Kota Baru serta dugaan penyimpangan pada pekerjaan timbunan proyek Sekolah Rakyat.

Kepala Kejaksaan Negeri Kaimana, Budi Susilo, mengatakan proses hukum terhadap dugaan pemindahan patok jalan telah memasuki tahap penyidikan. Penyidik kini tengah melengkapi berbagai alat bukti, termasuk meminta keterangan ahli dan melakukan perhitungan potensi kerugian negara sebelum menetapkan pihak yang bertanggung jawab.

“Perkara ini masih dalam tahap penyidikan. Saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan ahli dan proses perhitungan kerugian negara. Setelah tahapan tersebut selesai, akan dilakukan penetapan tersangka,” ujar Budi Susilo kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (29/7/2026).

Ia menjelaskan, kasus tersebut berkaitan dengan dugaan pemindahan patok dari lokasi yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai bagian dari rencana pengembangan kawasan Kota Baru oleh Pemerintah Kabupaten Kaimana. Dugaan tindakan tersebut kini sedang didalami untuk memastikan ada atau tidaknya unsur perbuatan melawan hukum.

Dalam proses penyidikan, lebih dari sepuluh saksi telah dimintai keterangan. Pemeriksaan masih terus berlangsung guna memperkuat konstruksi perkara sekaligus melengkapi seluruh bukti yang diperlukan sebelum memasuki tahapan hukum berikutnya.

Selain perkara tersebut, Kejari Kaimana juga sedang mendalami dugaan tindak pidana korupsi pada pekerjaan timbunan proyek Sekolah Rakyat. Berbeda dengan kasus patok jalan, perkara ini masih berada pada tahap penyelidikan.

Menurut Budi, tim penyelidik telah melakukan pengumpulan bahan keterangan serta mengamankan sejumlah dokumen dan informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan proyek. Langkah tersebut bertujuan memastikan ada atau tidaknya unsur pidana sebelum perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan.

“Penyelidikan sudah berjalan dan pengumpulan bahan keterangan telah dilakukan untuk mencari adanya peristiwa pidana. Jika seluruh proses berjalan lancar dan tidak ada hambatan, kami berharap pada Agustus mendatang status perkara ini dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, hampir sepuluh orang telah dimintai klarifikasi dalam perkara dugaan korupsi proyek timbunan Sekolah Rakyat. Keterangan para pihak tersebut menjadi bagian penting untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai proses pekerjaan serta kemungkinan adanya penyimpangan.

Budi juga menegaskan bahwa seluruh laporan masyarakat yang diterima Kejari Kaimana akan diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Setiap informasi yang masuk akan diverifikasi dan ditindaklanjuti berdasarkan alat bukti serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sebagai bentuk keseriusan dalam penegakan hukum, pihaknya telah menerbitkan surat perintah tugas kepada jaksa penyidik guna melakukan penelusuran terhadap berbagai laporan dan pengaduan yang diterima dari masyarakat.

“Saya berkomitmen selama menjabat di Kaimana akan melakukan penindakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan peraturan perundang-undangan dengan mengedepankan hati nurani,” tegas Budi Susilo.

Ia menambahkan, Kejari Kaimana berkomitmen menjaga keterbukaan informasi kepada publik. Setiap perkembangan penanganan perkara akan disampaikan secara berkala melalui media massa agar masyarakat dapat mengetahui sejauh mana proses hukum berjalan.

Melalui percepatan penyidikan dan penyelidikan terhadap dua perkara tersebut, Kejari Kaimana berharap proses penegakan hukum dapat berlangsung secara profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus memberikan kepastian hukum terhadap berbagai dugaan tindak pidana korupsi yang menjadi perhatian masyarakat.

More articles

Latest article