Dinkes Manokwari Revitalisasi Posyandu Ramah Anak

Must read

Manokwari, Beritakasuari.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manokwari bersama Tim Pembina Posyandu mulai memperkuat kembali layanan kesehatan berbasis masyarakat melalui program revitalisasi posyandu.

Program tersebut diarahkan tidak hanya untuk memperbaiki fasilitas pelayanan, tetapi juga meningkatkan kemampuan kader serta menciptakan lingkungan posyandu yang lebih bersih, nyaman, dan ramah bagi anak.

Kepala Dinkes Kabupaten Manokwari Alexander Takdare mengatakan, revitalisasi dilakukan melalui kerja sama lintas sektor dengan melibatkan Tim Pembina Posyandu dan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.

Sebagai tahap awal, tim gabungan melakukan peninjauan langsung ke hampir seluruh posyandu untuk mengetahui kondisi fasilitas sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang harus segera dibenahi.

“Tim sudah turun ke hampir semua posyandu untuk melihat langsung kondisi fasilitas di lapangan,” kata Alexander.

Menurut Alexander, evaluasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan kondisi bangunan. Aspek sumber daya manusia juga menjadi perhatian, terutama peningkatan kemampuan para kader melalui pelatihan agar mereka semakin siap memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pemkab Manokwari juga membuka opsi pembangunan gedung posyandu baru untuk memenuhi kebutuhan pelayanan. Namun, keterbatasan lahan menjadi salah satu persoalan yang harus diperhitungkan dalam pelaksanaannya.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah memilih mengoptimalkan fasilitas yang sudah tersedia melalui rehabilitasi sekaligus melengkapinya dengan berbagai sarana dan prasarana pendukung.

“Kendala utama kita memang ketersediaan lahan. Karena itu, beberapa posyandu yang sudah ada akan kita rehab dan lengkapi sarana dan prasarananya,” jelas Alexander.

Pembenahan tersebut diharapkan membuat posyandu semakin representatif sebagai tempat pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. Lingkungan pelayanan yang bersih dan nyaman dinilai penting untuk membangun pengalaman positif bagi anak ketika mendapatkan layanan kesehatan.

Alexander menilai suasana posyandu yang ramah dapat membantu mengurangi rasa takut anak ketika harus berhadapan dengan layanan kesehatan. Karena itu, peningkatan kualitas fasilitas dan kapasitas kader dipandang sebagai bagian dari investasi jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia.

“Ini investasi penting untuk mempersiapkan kualitas generasi kita menyongsong 2045,” pungkasnya.

More articles

Latest article