Manokwari, Beritakasuari.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menilai perubahan status Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari menjadi Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan Papua (IHTP) sebagai momentum bersejarah yang akan memperkuat perkembangan pendidikan tinggi di Tanah Papua. Transformasi tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan.
Pernyataan itu disampaikan Dominggus saat menghadiri Rapat Senat Terbuka yang dirangkaikan dengan pengukuhan perubahan kelembagaan STIH Manokwari menjadi IHTP serta pelantikan rektor dan jajaran pimpinan institut di Hotel Aston Niu Manokwari, Selasa (21/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan apresiasi atas keberhasilan sivitas akademika mewujudkan perubahan status perguruan tinggi tersebut. Menurutnya, kehadiran IHTP menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia di Papua Barat.
“Pemerintah Provinsi Papua Barat mengucapkan selamat dan sukses atas perubahan bentuk STIH Manokwari menjadi Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan Papua. Transformasi ini menjadi tonggak sejarah baru dalam memajukan dunia pendidikan dan membangun masa depan Papua yang lebih cerah,” ujar Dominggus Mandacan.
Selain memberikan apresiasi terhadap perubahan kelembagaan, Dominggus juga menyampaikan ucapan selamat kepada rektor, para wakil rektor, pejabat struktural, serta anggota senat yang baru dilantik. Ia berharap kepemimpinan baru mampu menjalankan amanah dengan profesional, memperkuat tata kelola perguruan tinggi, dan terus meningkatkan mutu pendidikan.
Menurutnya, perubahan dari sekolah tinggi menjadi institut merupakan bentuk komitmen dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman melalui penguatan disiplin ilmu hukum yang dipadukan dengan penguasaan teknologi sebagai bekal menghadapi tantangan global.
Transformasi tersebut juga dinilai sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang memiliki daya saing, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Dominggus mengingatkan bahwa perubahan status kelembagaan bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas serta menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Tantangan ke depan menuntut institusi ini untuk terus melahirkan inovasi dan karya nyata yang bermanfaat langsung bagi kemajuan masyarakat di Bumi Kasuari,” tegasnya.
Ia berharap Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan Papua mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan menjunjung tinggi nilai kejujuran dalam setiap pengabdian kepada masyarakat.
Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh sivitas akademika, pemerintah, dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun pendidikan tinggi yang berkualitas. Sinergi tersebut diyakini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan Papua Barat yang semakin maju, sejahtera, mandiri, dan bermartabat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.



