BPOM Izinkan Vaksin Campak untuk Dewasa

Must read

Jakarta, Beritakasuari.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) secara resmi memperluas izin penggunaan vaksin campak untuk kelompok usia dewasa. Kebijakan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem ketahanan kesehatan nasional, khususnya dalam menghadapi potensi penyebaran penyakit lintas usia.

Keputusan tersebut diambil setelah melalui proses evaluasi ilmiah yang komprehensif serta konsultasi intensif dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, menegaskan bahwa perluasan indikasi ini merupakan bagian dari upaya adaptif pemerintah dalam merespons dinamika epidemiologi.

“BPOM RI secara resmi memperluas penggunaan izin edar, memperluas indikasi penggunaan vaksin campak Bio Farma bagi kelompok dewasa yang berisiko campak, keputusan ini diambil sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Kebijakan tersebut mulai berlaku efektif sejak 7 April 2026, berdasarkan hasil analisis data uji klinik serta rekomendasi dari Komite Nasional Ahli Penilai Obat. Evaluasi tersebut memastikan bahwa vaksin memiliki tingkat keamanan dan efektivitas yang memadai untuk kelompok usia dewasa.

“Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, terhitung 7 April BPOM RI secara resmi menetapkan persetujuan vaksin campak Bio Farma untuk kelompok dewasa yang berisiko sakit campak,” jelasnya.

Dengan adanya perluasan ini, program vaksinasi campak tidak lagi terbatas pada anak-anak. Kelompok dewasa dengan risiko tinggi, termasuk tenaga kesehatan dan individu dengan mobilitas tinggi, kini menjadi prioritas dalam upaya pencegahan.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi langkah campak tidak semakin meluas, karena sekarang tidak hanya untuk anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Khususnya untuk kelompok nakes dan masyarakat yang berisiko,” tambah Taruna.

BPOM juga memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil tetap mengedepankan prinsip independensi, meskipun mengacu pada standar global yang berlaku. Pemantauan dan evaluasi berkala akan terus dilakukan guna memastikan efektivitas program vaksinasi pada kelompok dewasa.

Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap dapat memutus rantai penularan campak secara lebih luas dan mencegah potensi wabah yang dapat berdampak pada berbagai kelompok usia. Masyarakat yang termasuk dalam kategori berisiko diimbau untuk segera memanfaatkan layanan vaksinasi sesuai dengan ketentuan terbaru yang telah ditetapkan.

More articles

Latest article