JKN Jadi Penyelamat Ibu Rumah Tangga di Manokwari

Must read

Manokwari, Beritakasuari.com – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi solusi nyata bagi Sunenti, seorang ibu rumah tangga berusia 37 tahun asal Manokwari, Papua Barat, yang berhasil menjalani operasi jaringan tiroid tanpa terbebani persoalan biaya. Kepastian penjaminan dari BPJS Kesehatan memberikan rasa aman sejak awal proses pengobatan hingga memasuki masa pemulihan.

Sunenti mengungkapkan bahwa statusnya sebagai peserta JKN membuat dirinya lebih tenang saat menerima rekomendasi medis untuk menjalani tindakan operasi. “Sejak terdaftar sebagai peserta JKN, saya merasa lebih terlindungi. Ketika dokter menyarankan operasi, rasa cemas itu berkurang karena kami tahu biaya pengobatan sudah dijamin. Setelah hasil laboratorium dinyatakan baik, saya mempersiapkan diri di rumah sakit sehari sebelum operasi dengan beristirahat dan berpuasa,” ujarnya, Minggu, 18 Januari 2026.

Sebagai peserta segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), Sunenti memperoleh layanan kesehatan tanpa pungutan biaya. Ia mengaku sangat bersyukur karena tetap mendapatkan pelayanan medis yang optimal meskipun dibiayai oleh pemerintah. “Proses operasinya berjalan lancar dan cepat. Dokter dan perawat sangat menenangkan. Administrasi di Instalasi Gawat Darurat juga mudah, cukup menunjukkan KTP dan KIS digital melalui Aplikasi Mobile JKN,” jelasnya.

Tidak hanya soal pembiayaan, kualitas layanan tenaga medis juga menjadi faktor penting dalam kesuksesan tindakan medis yang dijalaninya. Sunenti merasa diperlakukan setara tanpa perbedaan layanan antara pasien umum dan peserta JKN. Menurutnya, sikap profesional dokter dan perawat sangat membantu mengurangi rasa khawatir selama proses perawatan.

Kemudahan layanan semakin dirasakan melalui pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN yang dinilai sangat praktis. “Aplikasi Mobile JKN membuat layanan kesehatan jauh lebih mudah. Tidak hanya soal antrean, tetapi juga kemudahan lain seperti pemindahan FKTP yang bisa dilakukan langsung melalui aplikasi tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan. Ini sangat membantu, terutama bagi peserta yang tinggal jauh,” tuturnya.

Inovasi digital BPJS Kesehatan tersebut dinilai efektif dalam memangkas waktu tunggu dan menyederhanakan proses administrasi di fasilitas kesehatan. Dengan sistem yang semakin efisien, Sunenti kini dapat lebih fokus pada proses pemulihan tanpa dibayangi kerumitan birokrasi.

“Saya sangat bersyukur terdaftar sebagai peserta Program JKN. Program ini benar-benar memberikan perlindungan kesehatan yang nyata dan menenangkan bagi masyarakat seperti saya,” pungkasnya.

More articles

Latest article