Lakotani Kenang Dedikasi Edi Budoyo untuk Manokwari

Must read

Manokwari, Beritakasuari.com – Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani turut hadir dalam prosesi pelepasan jenazah mantan Wakil Bupati Manokwari, Drs. Edi Budoyo, di Manokwari, Rabu (9/9/2026). Kehadiran tersebut menjadi bentuk penghormatan pemerintah provinsi atas jasa dan pengabdian almarhum selama menjalankan tugas di Tanah Papua.

Lakotani mengenang Edi Budoyo sebagai sosok pemimpin yang memiliki perjalanan panjang dalam mendukung pembangunan Kabupaten Manokwari. Menurutnya, sebagian besar masa pengabdian almarhum telah dicurahkan untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah.

“Almarhum adalah sosok pemimpin yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk pembangunan Kabupaten Manokwari,” ujar Lakotani.

Kepergian Edi Budoyo, kata Lakotani, tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga menjadi kehilangan bagi lingkungan pemerintahan di Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari.

“Kepulangan beliau tentu menjadi kehilangan besar bagi kita semua, khususnya bagi keluarga besar Pemerintah Provinsi Papua Barat dan juga Kabupaten Manokwari,” katanya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat, Lakotani menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan dapat menerima kepergian Edi Budoyo dengan ketabahan dan memperoleh kekuatan dalam menghadapi masa duka.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat, juga sebagai bagian dari keluarga, kami menyampaikan turut berdukacita atas berpulangnya almarhum Bapak Edi Budoyo,” tuturnya.

Lakotani juga menyampaikan doa agar seluruh pengabdian dan kebaikan yang telah dilakukan Edi Budoyo selama hidupnya mendapat tempat yang baik di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa. Ia sekaligus berharap berbagai kekhilafan almarhum dapat memperoleh pengampunan.

Menurutnya, kehadiran para pejabat pemerintah, keluarga, serta masyarakat dalam prosesi pelepasan merupakan bentuk penghargaan terhadap perjalanan hidup dan pengabdian Edi Budoyo. Kebersamaan tersebut juga menjadi bagian dari penghormatan terakhir sebelum almarhum dimakamkan.

“Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa merahmati kita semua dan mencatat kehadiran dan kebersamaan kita di tempat ini. Demikian juga pengantaran kita terhadap jenazah almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya, dicatat oleh Tuhan Yang Maha Kuasa sebagai sebuah kebaikan yang pada gilirannya akan kembali kepada kita semua,” pungkasnya.

Edi Budoyo meninggal dunia pada usia 69 tahun di RSUD Manokwari, Rabu (9/9/2026). Semasa perjalanan kariernya di pemerintahan, almarhum tercatat dua kali menjabat sebagai Wakil Bupati Manokwari.

Pada periode 2016–2021, Edi Budoyo mendampingi mendiang Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan. Selanjutnya, pada periode 2021–2024, ia kembali dipercaya sebagai Wakil Bupati Manokwari mendampingi Bupati Hermus Indou.

Jejak pengabdian tersebut menjadi bagian dari perjalanan pemerintahan Kabupaten Manokwari sekaligus menjadi alasan bagi berbagai unsur pemerintah dan masyarakat memberikan penghormatan terakhir atas kepergian almarhum.

More articles

Latest article