Manokwari, Beritakasuari.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 1801 Manokwari terus mempercepat pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) melalui pembangunan Koperasi Merah Putih di berbagai wilayah. Hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 26 titik pembangunan telah diselesaikan sepenuhnya dari total target awal sebanyak 75 lokasi.
Komandan Kodim 1801 Manokwari, Letkol Inf Davit Sutrisno Sirait, mengatakan progres pembangunan fisik menunjukkan perkembangan yang positif. Pihaknya optimistis seluruh target dapat dirampungkan sesuai jadwal pada Agustus 2026.
“Untuk progres fisik, dari 75 titik target awal kita, yang sudah selesai 100 persen ada 26 titik. Mudah-mudahan pada bulan Agustus nanti semua titik bisa selesai kita kerjakan,” kata Davit saat ditemui di Manokwari, Rabu (15/7/2026).
Meski sebagian besar bangunan telah selesai dikerjakan, operasional Koperasi Merah Putih masih menunggu distribusi berbagai sarana pendukung dari pemerintah pusat. Perlengkapan yang akan dilengkapi antara lain etalase toko, pendingin ruangan (AC), meja kasir, hingga kendaraan angkut berupa truk untuk menunjang distribusi barang.
Menurut Davit, proses pengiriman ke wilayah Papua Barat, khususnya kawasan timur Indonesia, menghadapi tantangan tersendiri akibat faktor geografis dan distribusi logistik. Kendati demikian, pemerintah pusat terus berupaya mempercepat pengiriman agar seluruh koperasi dapat segera beroperasi.
“Untuk wilayah timur memang mengalami sedikit keterlambatan karena faktor pengiriman dan kondisi geografis. Namun, pemerintah pusat berkomitmen mempercepat proses ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah terpencil dan selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Ke depan, koperasi tersebut akan berfungsi sebagai pusat distribusi berbagai barang subsidi pemerintah, termasuk pupuk bagi petani, minyak goreng, serta gas elpiji. Selain itu, kebutuhan pokok lainnya juga akan tersedia sehingga masyarakat di berbagai kampung, termasuk kawasan Tanah Rubuh hingga Sidey, tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota untuk berbelanja.
“Tujuan utama koperasi ini adalah memberikan kemudahan bagi masyarakat. Nanti masyarakat bisa mendapatkan akses kredit dengan bunga yang sangat murah. Bahkan, unit Koperasi Desa (Kopdes) ini juga akan dilengkapi fasilitas apotek dan klinik kesehatan,” tutur Davit.
Menurutnya, pelaksanaan program berskala nasional tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi jajaran Kodim 1801 Manokwari, terutama karena kondisi geografis dan luasnya wilayah yang harus dijangkau. Meski demikian, seluruh personel tetap berkomitmen mengawal penyelesaian pembangunan hingga seluruh target dapat diwujudkan.
Selain mempercepat pembangunan Koperasi Merah Putih, Kodim 1801 Manokwari juga tengah melaksanakan proyek strategis lainnya berupa pembangunan 12 titik Jembatan Garuda di wilayah hukum Manokwari. Kehadiran berbagai proyek tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas, memperkuat perekonomian masyarakat, serta memperluas akses pelayanan dasar bagi warga di berbagai daerah.
Dengan percepatan pembangunan yang terus dilakukan, Program Strategis Nasional di Kabupaten Manokwari diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan akses terhadap kebutuhan pokok, layanan kesehatan, fasilitas ekonomi, serta pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok.



