27.7 C
Manokwari
Monday, March 2, 2026

PWKI Papua Barat Rayakan 80 Tahun Pengabdian

Must read

Manokwari, Beritakasuari.com – Perayaan puncak Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Wanita Kristen Indonesia Provinsi Papua Barat berlangsung khidmat melalui ibadah syukur yang digelar di Aula DPD PWKI Papua Barat, Sabtu (28/2/2026). Momen ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi ruang refleksi mendalam atas perjalanan panjang pelayanan perempuan Kristen yang telah mengakar bahkan sebelum Indonesia merdeka.

Hadir dalam perayaan tersebut Bupati Manokwari, Wakil Bupati Manokwari, Ketua TP PKK Papua Barat, Ketua BKOW, serta jajaran pimpinan organisasi perempuan lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan menegaskan posisi strategis PWKI sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan sosial dan karakter masyarakat.

Bupati Manokwari, Hermus Indou, memberikan apresiasi atas konsistensi PWKI yang dinilainya bukan hanya organisasi keagamaan, melainkan kekuatan moral yang berperan membangun nilai kemanusiaan. “PWKI harus menjadi para pendamai yang menolak kekerasan dan membangun dialog di tengah masyarakat. Suara perempuan adalah suara yang menguatkan dan mengangkat nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan pembangunan di Papua Barat kian kompleks, mulai dari persoalan kemiskinan hingga dinamika sosial lainnya. Karena itu, sinergi antara pemerintah, gereja, dan organisasi perempuan menjadi kebutuhan mendesak. Ia menekankan bahwa pembagian peran yang proporsional akan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

Ketua DPD PWKI Papua Barat, Ev. Febelina Wondiwoi, menegaskan bahwa lebih dari delapan dekade perjalanan organisasi merupakan bukti nyata konsistensi pelayanan di bidang pendidikan, penguatan ekonomi, serta advokasi perempuan dan anak. Ia mengingatkan agar momentum usia ke-80 tidak berhenti pada nostalgia sejarah, melainkan menjadi pijakan untuk memperkuat tata kelola organisasi yang transparan dan adaptif.

“Memasuki usia ini, kita tidak boleh berhenti pada nostalgia. Kita harus melangkah ke depan dengan visi yang lebih besar, memperkuat tata kelola organisasi yang transparan, dan melahirkan perempuan yang mandiri serta berdaya saing,” tegasnya.

Ia juga mendorong soliditas pengurus dari tingkat DPC hingga PAC agar memperkuat persatuan lintas denominasi serta membangun kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah.

Ketua TP-PKK Provinsi Papua Barat, Yuliana Mandacan, turut menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi PWKI sebagai wadah aktualisasi perempuan gereja. Mengusung tema “Delapan Dekade Memperdayakan Perempuan Indonesia”, ia mengajak seluruh anggota untuk menjaga marwah organisasi sekaligus aktif membangun karakter keluarga sebagai fondasi utama masyarakat.

Perayaan ini akhirnya menjadi simbol komitmen kolektif untuk menjadikan PWKI sebagai rumah pelayanan yang inklusif, relevan, dan berdampak nyata. Di tengah dinamika pembangunan di Tanah Papua, PWKI diharapkan terus hadir sebagai motor penggerak pemberdayaan perempuan dan penjaga nilai-nilai kemanusiaan bagi Indonesia.

More articles

Latest article