Manokwari, Beritakasuari.com – Operasi pencarian terhadap Yanto Idorway, wisatawan yang dilaporkan hanyut di aliran Sungai Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, kembali dilanjutkan pada hari keempat. Tim SAR Gabungan mengintensifkan upaya pencarian dengan menyesuaikan strategi di lapangan untuk memperbesar peluang menemukan korban.
Sebelum operasi dimulai, keluarga bersama masyarakat setempat terlebih dahulu melaksanakan prosesi adat sebagai bentuk penghormatan sekaligus harapan agar proses pencarian dapat berjalan dengan lancar. Setelah rangkaian adat selesai, seluruh personel langsung bergerak menyisir area yang telah ditetapkan dalam rencana operasi.
Penyisiran dilakukan secara menyeluruh di sepanjang aliran sungai dan titik-titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus. Tim juga memanfaatkan berbagai peralatan pendukung, termasuk drone thermal, guna memperluas jangkauan pemantauan di wilayah yang sulit diakses.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, Yefri Sabaruddin, mengatakan operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan melakukan evaluasi terhadap pola pencarian agar hasilnya lebih maksimal.
“Pencarian akan dilanjutkan kembali dengan evaluasi dan penyesuaian strategi di lapangan agar area yang diperiksa semakin luas dan efektif,” ujar Yefri Sabaruddin dalam keterangan tertulis, Selasa (21/7/2026).
Selama pelaksanaan operasi, Tim SAR Gabungan menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya kondisi cuaca yang berawan, kabut tebal yang membatasi jarak pandang, serta suhu udara yang cukup dingin di kawasan pegunungan. Meski demikian, seluruh personel tetap menjalankan tugas sesuai prosedur keselamatan yang berlaku.
Hingga operasi dihentikan pada pukul 19.00 WIT, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Status Yanto Idorway masih dinyatakan dalam pencarian, sementara Tim SAR Gabungan berkomitmen melanjutkan operasi dengan memperkuat koordinasi serta mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia demi menemukan korban secepat mungkin.



