Pemuda Maybrat Siapkan Deklarasi Stabilitas Kamtibmas

Must read

Maybrat, Beritakasuari.com – Kelompok Pemuda Peduli Keamanan Maybrat (PPKM) Papua Barat Daya tengah mempersiapkan deklarasi untuk mendorong stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Maybrat. Agenda tersebut direncanakan sekaligus menjadi momentum konsolidasi pemuda dan masyarakat di seluruh wilayah Maybrat.

Tokoh PPKM Naftali Kinho mengatakan gerakan tersebut bertujuan mengajak berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan intelektual dan pemuda, untuk bersama-sama menciptakan kondisi daerah yang aman dan kondusif.

“Pemuda Maybrat mengajak seluruh masyarakat dan intelektual untuk bersama-sama menciptakan stabilitas serta keamanan di Maybrat,” kata Naftali dalam keterangannya, Minggu (30/8/2026).

Menurut Naftali, keamanan merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan daerah. Situasi yang stabil akan memberikan ruang yang lebih baik bagi pemerintah menjalankan program pembangunan, sekaligus menciptakan iklim yang mendukung investasi dan kegiatan ekonomi masyarakat.

Ia juga menilai kondisi keamanan yang terjaga dapat memberikan rasa nyaman bagi masyarakat setempat maupun orang dari luar daerah yang datang untuk menjalankan aktivitas usaha ataupun berwisata di Maybrat.

Dorongan tersebut disampaikan di tengah perhatian terhadap situasi keamanan Maybrat menyusul insiden penembakan yang mengakibatkan dua anggota TNI Angkatan Laut dan tiga warga sipil menjadi korban. Peristiwa tersebut, menurut PPKM, menjadi alasan semakin pentingnya membangun kesadaran bersama untuk menjaga stabilitas wilayah.

Naftali meminta Pemerintah Kabupaten Maybrat bersama jajaran terkait mencari langkah yang tepat dalam menghadapi persoalan keamanan. Ia mengaitkan upaya tersebut dengan visi pembangunan daerah yang mengarah pada terwujudnya Maybrat yang aman, maju, sejahtera, dan mandiri.

“Kami menyarankan Bapak Bupati Karel Murafer bersama jajaran dapat mencari solusi terhadap persoalan keamanan. Hal tersebut sejalan dengan visi Kabupaten Maybrat yang mengutamakan keamanan, kemajuan, kesejahteraan, dan kemandirian,” ujarnya.

PPKM, kata Naftali, menyatakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah daerah dalam menangani persoalan keamanan. Dukungan itu juga diwujudkan melalui rencana konsolidasi yang melibatkan pemuda dan masyarakat sebagai bagian dari persiapan menuju deklarasi.

Konsolidasi tersebut direncanakan mencakup masyarakat di 24 distrik, 259 kampung, dan satu kelurahan. Keterlibatan masyarakat dari berbagai wilayah dinilai penting agar pesan mengenai keamanan tidak hanya menjadi agenda kelompok tertentu, tetapi menjadi komitmen bersama.

Naftali mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi atau situasi yang berpotensi memperburuk keadaan. Menurutnya, menjaga persatuan menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, terutama ketika daerah sedang menghadapi persoalan keamanan.

Ia menilai pemuda memiliki posisi strategis dalam menciptakan suasana yang lebih kondusif. Energi dan kemampuan generasi muda, menurutnya, dapat diarahkan untuk kegiatan positif yang mendukung ketertiban serta memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.

PPKM juga berharap pemerintah daerah memberikan ruang dan dukungan terhadap inisiatif pemuda dalam mempersiapkan deklarasi stabilitas kamtibmas. Dukungan tersebut diperlukan agar kegiatan dapat berlangsung secara terkoordinasi dan memiliki dampak yang lebih luas.

“Kita semua tidak boleh terprovokasi. Kami meminta pemerintah daerah mendukung kelompok pemuda yang sedang bergerak mempersiapkan deklarasi stabilitas kamtibmas dalam waktu dekat,” kata Naftali.

Bagi PPKM, deklarasi tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi diharapkan menjadi titik awal penguatan komitmen bersama untuk menjaga keamanan Maybrat. Pemerintah, pemuda, tokoh masyarakat, intelektual, dan warga di berbagai wilayah diharapkan memiliki peran dalam menjaga suasana tetap aman.

Dengan kondisi keamanan yang lebih stabil, Maybrat diharapkan dapat melanjutkan agenda pembangunan secara lebih optimal. Stabilitas juga menjadi faktor penting untuk membuka peluang pertumbuhan ekonomi, investasi, aktivitas usaha, serta pengembangan sektor pariwisata di daerah tersebut.

More articles

Latest article