Manokwari, Beritakasuari.com – Kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar kembali terlihat di Kabupaten Manokwari. Jembatan Merah Putih di Kampung Uduwey, Kelurahan Sowi, Distrik Manokwari Selatan, diluncurkan pada Kamis (13/8/2026).
Bupati Manokwari Hermus Indou hadir dalam kegiatan tersebut bersama jajaran terkait. Untuk wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya, prosesi peluncuran dipimpin langsung Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru.
Bagi Pemerintah Kabupaten Manokwari, pembangunan jembatan tersebut menjadi langkah konkret dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur penghubung. Kehadiran akses baru di wilayah kampung dinilai dapat memberikan dampak langsung terhadap mobilitas warga dan aktivitas pembangunan.
Hermus menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodam XVIII/Kasuari dan Kodim 1801/Manokwari yang dinilai mampu bergerak cepat dalam menerjemahkan program pemerintah pusat menjadi pembangunan yang dapat dirasakan masyarakat.
“Ini sesuatu yang sangat luar biasa. Pemerintah Kabupaten Manokwari sangat mengapresiasi Kodam XVIII/Kasuari bersama Kodim 1801/Manokwari yang bergerak cepat menerjemahkan program Bapak Presiden,” kata Hermus.
Menurut Hermus, dukungan TNI melalui pembangunan infrastruktur menjadi sangat berarti bagi pemerintah daerah. Kondisi tersebut tidak terlepas dari besarnya kebutuhan pembangunan Manokwari yang harus berhadapan dengan keterbatasan kemampuan anggaran.
Ia menjelaskan, pembangunan daerah mencakup berbagai kebutuhan yang kompleks. Karena itu, kolaborasi lintas sektor dibutuhkan agar kebutuhan masyarakat, khususnya terkait infrastruktur dasar, dapat ditangani secara lebih cepat.
“Beban pembangunan di Kabupaten Manokwari ini sangat kompleks dan besar. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, hadirnya program dari TNI ini sangat meringankan beban pemerintah daerah dan membawa manfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Pembangunan Jembatan Merah Putih di Uduwey juga menjadi momentum bagi Pemkab Manokwari untuk memperluas kerja sama dengan jajaran TNI. Pemerintah daerah berencana melakukan pemetaan terhadap kebutuhan infrastruktur penghubung di sejumlah kampung yang hingga kini masih membutuhkan dukungan pembangunan.
Inventarisasi tersebut akan menjadi langkah awal untuk menentukan wilayah yang perlu mendapatkan perhatian, khususnya kampung-kampung yang menghadapi keterbatasan akses akibat belum tersedianya jembatan penghubung yang memadai.
“Nanti kita inventarisasi lagi jembatan yang belum terselesaikan. Kami akan bekerja sama dengan Kodim 1801/Manokwari untuk menyisir kampung-kampung yang masih membutuhkan akses jembatan,” jelas Hermus.
Menurutnya, hasil pemetaan kebutuhan tersebut nantinya dapat menjadi dasar untuk menyusun bentuk kolaborasi pembangunan antara Pemkab Manokwari dan TNI. Pemerintah daerah tidak menutup kemungkinan mengembangkan kerja sama melalui kegiatan khusus maupun memasukkannya dalam agenda TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Kerja sama tersebut dinilai penting karena pembangunan infrastruktur penghubung memiliki kaitan langsung dengan aktivitas masyarakat. Infrastruktur yang memadai dapat membantu memperlancar mobilitas warga, distribusi barang, serta akses menuju berbagai layanan dasar.
Hermus menegaskan bahwa orientasi utama dari sinergi tersebut adalah mempercepat pelayanan publik sekaligus memperluas manfaat pembangunan hingga ke wilayah kampung.
“Baik melalui agenda tersendiri maupun disinergikan dengan TMMD, yang terpenting adalah akselerasi pelayanan dan pembangunan infrastruktur untuk masyarakat Kabupaten Manokwari,” pungkas Hermus.
Peluncuran Jembatan Merah Putih di Kampung Uduwey dengan demikian tidak hanya menjadi penanda selesainya sebuah pembangunan fisik. Bagi Pemkab Manokwari, jembatan tersebut juga menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan konkret masyarakat.
Ke depan, sinergi tersebut diharapkan terus berkembang sehingga pembangunan infrastruktur tidak hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu, tetapi juga menjangkau kampung-kampung yang membutuhkan akses penghubung.
Pemerintah Kabupaten Manokwari berkomitmen menjadikan hasil inventarisasi kebutuhan infrastruktur sebagai bahan untuk menentukan prioritas pembangunan berikutnya. Dengan dukungan TNI dan pemangku kepentingan lainnya, percepatan pembangunan di wilayah kampung diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.



