Manokwari, Beritakasuari.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Papua Barat menyelenggarakan lomba Safety Riding yang diikuti komunitas ojek pangkalan di Manokwari. Kegiatan yang berlangsung di Markas Polda Papua Barat pada Minggu (28/6/2026) ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya berkendara yang aman sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, para pengemudi ojek tidak hanya mengikuti kompetisi keterampilan berkendara, tetapi juga memperoleh pembinaan mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya. Edukasi yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan kemampuan para peserta dalam menerapkan prinsip berkendara yang aman saat menjalankan aktivitas sehari-hari.
Direktur Lalu Lintas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Arief Novy, menjelaskan bahwa komunitas ojek dipilih sebagai peserta karena memiliki mobilitas yang tinggi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari. Menurutnya, peningkatan kompetensi para pengemudi menjadi salah satu langkah penting untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.
“Hari Bhayangkara ini juga milik masyarakat. Melalui kegiatan ini kami memberikan pembinaan kepada para tukang ojek agar dalam melaksanakan aktivitasnya memiliki kompetensi berkendara yang baik sehingga dapat meminimalkan terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keselamatan berkendara tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga seluruh pengguna jalan. Oleh sebab itu, pengemudi ojek diharapkan mampu menjadi contoh dalam menerapkan etika berlalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku.
Menurut Arief, edukasi Safety Riding merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk budaya tertib berlalu lintas. Dengan meningkatnya kesadaran para pengendara, risiko kecelakaan dapat ditekan sehingga keselamatan pengguna jalan semakin terjamin.
Sementara itu, Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Alfred Papare memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pembinaan kepada masyarakat melalui pendekatan edukatif menjadi salah satu cara efektif dalam membangun kemitraan antara Polri dan warga.
“Kami berharap ke depan sinergitas kepolisian dengan masyarakat semakin terbina untuk bersama-sama menciptakan keselamatan berlalu lintas,” kata Alfred.
Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Papua Barat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain meningkatkan kemampuan berkendara para pengemudi ojek, program tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas di jalan raya.



