Andi Fajrin Sambut Karding Pimpin PB PERBASASI

Must read

Tangerang, Beritakasuari.com – Musyawarah Nasional (Munas) PB Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (PERBASASI) 2026 menghasilkan kepemimpinan baru. Abdul Kadir Karding terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PB PERBASASI periode 2026–2029 dalam forum yang berlangsung di Hotel Episode, Tangerang, Banten, Senin, 31 Agustus 2026.

Perubahan kepemimpinan di tingkat pusat tersebut mendapat respons positif dari Pengurus Provinsi PERBASASI Papua Barat. Delegasi Papua Barat yang hadir dalam Munas dipimpin Andi Fajrin Yusuf selaku Ketua Umum Pengprov PERBASASI Papua Barat terpilih periode 2026–2030, bersama Sekretaris Umum Charles Tethol Mansnandifu.

Karding dipercaya menggantikan Andika Monoarfa yang sebelumnya memimpin organisasi tersebut. Munas dihadiri perwakilan Pengprov dari berbagai daerah, jajaran pengurus pusat, pelaku olahraga baseball dan softball, serta unsur NOC Indonesia dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Dalam agenda tersebut, Karding menyampaikan arah baru yang ingin dibangun selama masa kepemimpinannya. Ia menekankan pentingnya organisasi yang lebih solid, modern, terbuka, dan mampu menghasilkan prestasi di berbagai level kompetisi.

Sejumlah program menjadi perhatian utama kepengurusan baru, mulai dari pembinaan atlet secara berjenjang, penguatan Tim Nasional, pengembangan program Baseball-Softball Masuk Sekolah, hingga pembentukan sistem kompetisi yang lebih terstruktur.

Selain pembinaan dan kompetisi, digitalisasi database nasional juga menjadi salah satu agenda yang didorong. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu organisasi memiliki data atlet dan sumber daya olahraga yang lebih tertata sehingga proses pembinaan dapat dilakukan secara lebih terukur.

Karding juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang lebih kuat dengan pemerintah, KONI, NOC Indonesia, serta federasi internasional seperti World Baseball Softball Confederation (WBSC) dan Asian Softball Federation (ASF). Sinergi lintas lembaga dinilai menjadi salah satu fondasi untuk meningkatkan daya saing baseball dan softball Indonesia.

Andi Fajrin Yusuf menilai terpilihnya Karding melalui proses aklamasi menjadi momentum untuk memperkuat arah pembinaan olahraga tersebut, terutama di daerah. Menurutnya, keberadaan kepemimpinan baru di tingkat pusat dapat menjadi peluang untuk memperluas perhatian terhadap potensi atlet yang berada di luar pusat-pusat pembinaan utama.

“Kami dari PERBASASI Papua Barat menyambut baik terpilihnya Abdul Kadir Karding sebagai Ketua Umum PB PERBASASI periode 2026–2029. Kami berharap kepemimpinan baru ini membawa semangat baru, memperkuat pembinaan atlet di daerah, serta membuka lebih banyak peluang bagi talenta muda Papua Barat untuk berkembang dan berprestasi,” jelasnya.

Andi Fajrin menegaskan bahwa Pengprov PERBASASI Papua Barat siap mengambil bagian dalam mendukung agenda yang akan dijalankan kepengurusan pusat. Kolaborasi antara pengurus pusat dan daerah dinilai penting agar program pembinaan tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi dapat diterapkan hingga ke klub, sekolah, dan komunitas olahraga.

“Kami siap bersinergi dan mendukung program PB PERBASASI. Harapannya, pembinaan tidak hanya terpusat, tetapi semakin menjangkau daerah sehingga potensi atlet muda dapat ditemukan dan dikembangkan secara berkelanjutan,” katanya.

Menurut Andi Fajrin, Papua Barat memiliki peluang untuk berkontribusi lebih besar dalam pengembangan baseball dan softball nasional apabila sistem pembinaan dilakukan secara konsisten. Dukungan organisasi, kompetisi yang berkelanjutan, kualitas pelatih, serta kesempatan bertanding menjadi sejumlah faktor yang dapat menentukan perkembangan atlet muda di daerah.

Sementara itu, hasil Munas PB PERBASASI 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pergantian kepemimpinan organisasi, tetapi juga menjadi awal dari pembenahan sistem olahraga baseball dan softball secara nasional. Program pembinaan sejak usia dini hingga tingkat prestasi menjadi salah satu kunci untuk menciptakan regenerasi atlet yang berkesinambungan.

Bagi PERBASASI Papua Barat, kepemimpinan Karding juga diharapkan mampu membuka ruang koordinasi yang lebih luas antara pusat dan daerah. Dengan pola pembinaan yang semakin merata, potensi atlet dari Papua Barat dan daerah lainnya dapat memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk berkembang.

Kehadiran Andi Fajrin dan Charles Tethol Mansnandifu dalam Munas sekaligus menunjukkan kesiapan kepengurusan Papua Barat untuk membangun hubungan kerja yang erat dengan PB PERBASASI. Hubungan tersebut diharapkan dapat memperkuat implementasi berbagai program nasional di tingkat provinsi.

Dengan terpilihnya Abdul Kadir Karding sebagai Ketua Umum PB PERBASASI periode 2026–2029, organisasi baseball dan softball Indonesia memasuki fase baru. Kepengurusan pusat bersama Pengprov di seluruh Indonesia kini dituntut menerjemahkan agenda pembinaan, kompetisi, dan pengembangan atlet menjadi program konkret yang mampu meningkatkan prestasi Indonesia di kawasan ASEAN, Asia, hingga level dunia.

More articles

Latest article