Hermus Dorong Inovasi OPD untuk Tingkatkan PAD Manokwari

Must read

Manokwari, Beritakasuari.com –  Bupati Manokwari, Hermus Indou, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkuat inovasi pelayanan sebagai langkah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya tersebut dinilai penting guna memperbesar kapasitas pembiayaan pembangunan sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif bagi masyarakat.

Menurut Hermus, optimalisasi PAD menjadi salah satu fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Manokwari. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong berbagai terobosan yang mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pajak dan retribusi tanpa mengurangi kualitas pelayanan.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Pemerintah Kabupaten Manokwari tengah menyiapkan sistem pelayanan terpadu yang menghubungkan pembayaran pajak dan retribusi daerah dengan sejumlah layanan publik. Salah satu skema yang sedang dijajaki ialah kerja sama dengan Pertamina serta pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Manokwari.

Melalui integrasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin tertib dalam memenuhi kewajiban pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) maupun retribusi kebersihan. Langkah ini juga menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik yang lebih modern, mudah diakses, dan efisien.

Hermus menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan bertujuan membebani masyarakat, melainkan membangun budaya disiplin dalam memenuhi kewajiban kepada daerah. Seluruh penerimaan yang diperoleh dari pajak dan retribusi akan kembali dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain fokus pada peningkatan PAD, Hermus juga meminta seluruh pimpinan OPD meninggalkan pola kerja sektoral dan memperkuat sinergi antarlembaga. Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dunia usaha, perguruan tinggi, lembaga penelitian, tokoh adat, tokoh agama, hingga seluruh elemen masyarakat.

Ia menilai kolaborasi lintas sektor akan mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas sekaligus menciptakan solusi yang lebih inovatif terhadap tantangan pembangunan di Kabupaten Manokwari.

Dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, Pemkab Manokwari juga mendorong kerja sama yang lebih erat dengan perguruan tinggi. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) diharapkan dapat diarahkan untuk mendukung pembangunan kampung melalui pendampingan masyarakat, penguatan ekonomi lokal, hingga peningkatan kualitas pelayanan dasar.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga berkomitmen memperluas kemitraan dengan kalangan dunia usaha untuk meningkatkan investasi serta menggandeng lembaga penelitian dalam menghadirkan berbagai inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Menurut Hermus, seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari strategi besar untuk mewujudkan Manokwari sebagai pusat peradaban di Tanah Papua sekaligus ibu kota Provinsi Papua Barat yang memiliki daya saing, kemandirian ekonomi, dan kualitas pelayanan publik yang semakin baik.

Ia pun mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar terus membangun budaya kerja kolaboratif, menghadirkan inovasi pelayanan, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan melalui terobosan yang tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Peningkatan Pendapatan Asli Daerah harus dibangun melalui inovasi pelayanan, kolaborasi lintas sektor, serta kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak dan retribusi demi mendukung pembangunan Manokwari yang berkelanjutan,” tegas Bupati Manokwari, Hermus Indou.

More articles

Latest article