Ketua Persit Kasuari Apresiasi Hari Pertama Pesparawi XIV

Must read

Manokwari, Beritakasuari.com – Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah XVIII/Kasuari, Mevi Christian Tehuteru, memberikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan hari pertama lomba Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat. Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan berlangsung tertib, sementara seluruh peserta mampu menampilkan kualitas vokal dan semangat pelayanan yang menginspirasi.

Usai meninjau langsung sejumlah arena perlombaan pada Senin (22/6/2026), Mevi menyampaikan bahwa setiap penampilan yang dipersembahkan peserta tidak hanya menunjukkan kemampuan bermusik, tetapi juga menjadi wujud iman dan rasa syukur kepada Tuhan.

“Penampilan mereka sungguh menggugah hati kita untuk senantiasa memuji Tuhan. Sebab, apalah arti hidup kita tanpa kasih karunia Tuhan. Semua yang ditampilkan kiranya menjadi persembahan bagi kebesaran dan kemuliaan nama Tuhan,” ujar Mevi.

Dalam kunjungannya, istri Pangdam XVIII/Kasuari tersebut menyaksikan secara bergantian jalannya kompetisi di tiga venue berbeda. Lokasi yang dikunjungi meliputi lomba vokal grup di Arfak Convention Hall Polda Papua Barat, kategori Paduan Suara Anak (PSA) di Auditorium Rektorat Universitas Papua (Unipa), serta Paduan Suara Remaja Pemuda (PSRP) di Aula Utama Unipa.

Berdasarkan hasil pemantauannya, kesiapan panitia daerah dinilai sangat baik dalam melayani ribuan peserta yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia. Selain itu, antusiasme para kontingen di atas panggung juga dinilai mampu menghidupkan tema Pesparawi Nasional XIV, yaitu “Aku Hendak Memuji Tuhan Pada Segala Waktu.”

Mevi berharap seluruh peserta dapat menikmati setiap tahapan yang telah mereka jalani, mulai dari latihan hingga tampil di hadapan dewan juri. Baginya, seluruh proses tersebut merupakan bagian dari pelayanan dan ibadah yang memiliki nilai lebih besar dibanding sekadar mengejar gelar juara.

“Semoga semua peserta menikmati seluruh proses yang telah mereka lalui. Mulai dari latihan sampai penampilan hari ini, biarlah semuanya menjadi persembahan untuk kemuliaan nama Tuhan,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh kontingen tetap mengedepankan sportivitas dan kebersamaan selama mengikuti perlombaan. Menurutnya, hasil akhir merupakan kewenangan penuh dewan juri yang bekerja secara profesional, objektif, dan independen sesuai ketentuan yang berlaku.

Mevi menilai kualitas penampilan setiap perwakilan daerah sangat baik dan menunjukkan pemerataan kemampuan vokal di tingkat nasional. Sebagai tuan rumah, Papua Barat memang menjadi kebanggaan tersendiri, namun ia menegaskan seluruh kontingen layak memperoleh apresiasi atas dedikasi dan pelayanan yang mereka tampilkan.

“Semua tampil luar biasa. Papua Barat tentu menjadi kebanggaan kami sebagai tuan rumah, Maluku juga dekat di hati saya. Tetapi bagi saya, semua kontingen adalah favorit. Kita serahkan hasilnya kepada dewan juri,” ungkapnya.

Keberhasilan pelaksanaan hari pertama menjadi bukti kesiapan panitia dalam menyelenggarakan ajang paduan suara gerejawi berskala nasional tersebut. Mevi berharap suasana yang aman, nyaman, tertib, dan penuh keramahan khas Papua Barat dapat terus dipertahankan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

“Puji Tuhan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Harapan kami, hingga penutupan nanti seluruh peserta dan pendukung dapat menikmati keramahan masyarakat Papua Barat, lalu kembali ke daerah masing-masing dengan membawa kesan yang indah tentang Manokwari dan Papua Barat,” pungkasnya.

More articles

Latest article