Manokwari, Beritakasuari.com – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional di Papua Barat diisi dengan kegiatan pawai pelajar yang berlangsung meriah di Kabupaten Manokwari. Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, secara langsung melepas peserta pawai pada Rabu (29/4/2026), menandai dimulainya rangkaian kegiatan pendidikan yang melibatkan berbagai elemen.
Peserta pawai berasal dari 72 sekolah dengan jenjang yang beragam, mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas. Mereka menempuh rute dari Jalan Percetakan Negara hingga berakhir di Ruang Terbuka Publik Borarsi. Antusiasme peserta mencerminkan semangat kolektif dalam memperingati hari penting bagi dunia pendidikan tersebut.
Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi lintas lembaga, melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manokwari, Balai Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Papua Barat, Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Papua Barat, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tingkat provinsi. Kehadiran berbagai institusi ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat kualitas pendidikan di daerah.
Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam acara tersebut, termasuk Bupati Manokwari Hermus Indou dan Wakil Bupati Mugiyono, bersama jajaran perangkat daerah di bidang pendidikan. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap pengembangan sektor pendidikan secara berkelanjutan.
Tema yang diangkat dalam pawai ini adalah “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, yang menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dalam sambutannya, Gubernur menyoroti aspek kesehatan sebagai fondasi utama dalam menunjang keberhasilan proses pendidikan. “Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2026 akan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Papua Barat. Agenda tersebut diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi mampu memperkuat kebersamaan serta meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik.
Menurutnya, kondisi kesehatan yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kinerja dan kualitas pembelajaran. “Dengan kondisi yang sehat, kita dapat terus meningkatkan kinerja sehingga pendidikan dapat berjalan dengan baik, lancar, dan sukses,” tegasnya.
Melalui rangkaian kegiatan ini, pemerintah daerah berharap kesadaran akan pentingnya pendidikan berkualitas semakin meningkat, sekaligus mendorong terciptanya sistem pendidikan yang inklusif dan berdaya saing di Papua Barat.



