Kaimana, Beritakasuari.com – Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan di daerah terus diperkuat melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Hal ini tercermin dalam workshop kolaborasi yang digelar oleh Econusa bersama Pemerintah Kabupaten Kaimana di Gedung Serbaguna Rehobot pada Kamis, 26 Maret 2026.
Kegiatan tersebut menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan gagasan dan program pembangunan yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan sosial masyarakat secara menyeluruh. Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Kaimana, Hasan Achmad, yang menegaskan pentingnya kemitraan dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi terhadap peran aktif Econusa yang dinilai konsisten mendukung pembangunan daerah melalui pendekatan yang terencana dan berorientasi jangka panjang. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh sinergi antar lembaga, khususnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki peran teknis dalam pelaksanaan program pemerintahan.
Menurutnya, tanpa kolaborasi yang kuat, capaian pembangunan akan sulit dioptimalkan. Oleh karena itu, keterlibatan seluruh pihak menjadi kunci agar setiap program dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kaimana sendiri telah menetapkan arah kebijakan pembangunan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai pedoman utama dalam menjalankan visi dan misi pembangunan selama lima tahun ke depan. Dokumen tersebut menjadi dasar dalam merancang berbagai program prioritas yang berkelanjutan.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan bahwa setiap bentuk kerja sama harus melalui mekanisme yang sesuai dengan kewenangan kepala daerah, yang kemudian didelegasikan kepada pimpinan OPD. Langkah ini penting untuk memastikan seluruh program memiliki landasan hukum yang jelas serta mampu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, baik dari sisi sosial maupun ekonomi.
“Diharapkan workshop ini dapat menghasilkan ide, saran, dan inovasi yang mampu mendorong pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Kaimana,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai instansi terkait, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Bappeda, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Selain itu, hadir pula perwakilan asosiasi perempuan dan sejumlah undangan lainnya yang menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam membangun Kaimana secara inklusif dan berkelanjutan.


