Manokwari, Beritakasuari.com – Petugas dari Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Manokwari melaksanakan pengawalan dan pendampingan terhadap dua anak yang merupakan bawaan warga binaan untuk mengikuti imunisasi rutin di Posyandu Wasay pada Rabu, 25 Maret 2026.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemenuhan hak kesehatan anak yang tinggal bersama orang tuanya di dalam lingkungan lapas. Proses imunisasi dilaksanakan sesuai jadwal tumbuh kembang anak yang telah ditetapkan oleh tenaga kesehatan.
Sebelum pemberian imunisasi, petugas kesehatan Posyandu terlebih dahulu melakukan pemeriksaan awal. Pemeriksaan tersebut meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, suhu tubuh, serta pencatatan perkembangan anak pada Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Tahapan ini penting untuk memastikan kondisi anak dalam keadaan sehat dan siap menerima vaksin sesuai rekomendasi medis.
Dalam kegiatan tersebut, tenaga kesehatan memberikan vaksin yang disesuaikan dengan usia anak, termasuk vaksin DPT lanjutan serta PCV tahap ketiga. Seluruh prosedur imunisasi dilakukan mengikuti standar pelayanan kesehatan anak guna menjamin keamanan serta efektivitas vaksin yang diberikan.
Petugas dari Lapas Perempuan Kelas III Manokwari turut melakukan pengawalan selama perjalanan menuju lokasi Posyandu hingga kembali ke lapas. Pengawalan dilakukan dengan tetap mematuhi standar operasional prosedur keamanan dan keselamatan yang berlaku.
Selama kegiatan berlangsung, proses imunisasi berjalan lancar, tertib, dan kondusif. Berdasarkan hasil observasi awal oleh tenaga kesehatan, tidak ditemukan reaksi pasca-imunisasi yang membahayakan pada kedua anak tersebut.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Manokwari, Lince Bela, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memastikan anak-anak yang tinggal bersama warga binaan tetap memperoleh hak dasar mereka, khususnya di bidang kesehatan.
“Kami berupaya memastikan setiap anak bawaan Warga Binaan tetap mendapatkan hak kesehatan yang optimal, termasuk imunisasi sesuai jadwal, sebagai bagian dari perlindungan dan tumbuh kembang anak,” ujar Lince Bela.
Salah satu warga binaan berinisial J juga mengungkapkan rasa syukur atas pendampingan yang diberikan oleh petugas lapas selama proses imunisasi berlangsung.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih karena anak saya bisa mendapatkan imunisasi dengan aman dan didampingi. Ini sangat berarti bagi kami sebagai seorang ibu,” ungkapnya.
Pendampingan ini menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap kesejahteraan anak-anak yang berada di lingkungan pemasyarakatan. Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan tumbuh kembang anak tetap terjaga secara optimal meskipun mereka berada dalam situasi khusus bersama orang tuanya di dalam lapas.



