Manokwari, Beritakasuari.com – Sebanyak 50 anggota kontingen Pramuka Penggalang Kwartir Cabang (Kwarcab) Manokwari resmi dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
Pelepasan kontingen dilakukan Wakil Bupati Manokwari Mugiyono di Sasana Karya, Selasa (4/8/2026). Momen tersebut menjadi penanda keberangkatan para peserta yang akan membawa nama Kabupaten Manokwari dalam kegiatan kepanduan tingkat nasional.
Dalam sambutannya, Mugiyono mengatakan kesempatan menjadi bagian dari Jamnas XII bukan sekadar perjalanan mengikuti agenda perkemahan. Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan baik karena para peserta membawa nama daerah di tingkat nasional.
“Menjadi peserta Jambore Nasional bukan sekadar mengikuti perkemahan berskala nasional, tetapi sebuah kehormatan dan amanah. Adik-adik adalah putra-putri terbaik yang dipercaya membawa nama baik Kabupaten Manokwari,” ujar Mugiyono.
Ia menilai Jambore Nasional memiliki nilai strategis dalam pembentukan karakter generasi muda. Berbagai aktivitas selama kegiatan diharapkan dapat menanamkan kedisiplinan, semangat gotong royong, persaudaraan, kecintaan terhadap tanah air, sekaligus memperkuat persatuan.
Bagi peserta dari Manokwari, Jamnas XII juga menjadi ruang untuk mendapatkan pengalaman baru. Mereka akan bertemu dengan anggota Pramuka dari berbagai wilayah Indonesia sehingga terbuka kesempatan memperluas jejaring, bertukar pengalaman, dan mengenal keberagaman budaya Nusantara.
Mugiyono juga meminta para peserta memanfaatkan pertemuan tersebut untuk memperkenalkan potensi daerah asal mereka. Kekayaan budaya dan berbagai keunggulan Manokwari diharapkan dapat dikenal lebih luas oleh peserta dari daerah lain.
“Manfaatkan momentum ini untuk memperluas jaringan persahabatan serta memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi Manokwari kepada peserta dari daerah lain,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Manokwari, lanjut Mugiyono, akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan generasi muda. Dukungan tersebut diarahkan pada pembentukan anak muda yang memiliki karakter kuat, kreativitas, serta kemampuan kepemimpinan sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.
Menjelang keberangkatan, para peserta juga diminta menjaga kondisi fisik dan kesehatan. Kedisiplinan, kekompakan, perilaku selama kegiatan, serta nama baik Kabupaten Manokwari harus menjadi perhatian seluruh anggota kontingen.
“Tunjukkan sikap yang ramah, bertanggung jawab, dan penuh semangat. Jadilah duta terbaik Kabupaten Manokwari,” imbaunya.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Manokwari Wanto menjelaskan bahwa Jamnas XII 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 20 Agustus 2026 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur.
Kegiatan nasional tersebut mengangkat tema “Berekreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”. Sementara motto yang digunakan adalah “Satyaku Kudarmakan, Dharmaku Kubaktikan.”
Menurut Wanto, persiapan kontingen Manokwari telah dilakukan melalui proses seleksi selama dua pekan. Pemusatan latihan berlangsung di dua lokasi, yaitu Sekretariat Kwarcab Manokwari untuk peserta dari wilayah kota serta Sekretariat Kwartir Ranting (Kwaran) Warmare SP 4 bagi peserta dari wilayah dataran Wapramasi.
Dari keseluruhan rombongan, kontingen utama berjumlah 38 peserta. Komposisinya terdiri atas dua regu Penggalang putra dan dua regu Penggalang putri. Mereka akan didampingi pembina serta pimpinan kontingen selama mengikuti kegiatan nasional tersebut.
“Selain itu, terdapat 12 orang tim pendukung yang terdiri dari pengurus Kwarcab, unsur Kwarda, tim kesehatan, dan pelatih tari. Sehingga total rombongan Kwarcab Manokwari yang diberangkatkan berjumlah 50 orang,” jelas Wanto.
Dengan komposisi tersebut, kontingen Manokwari tidak hanya berfokus pada keikutsertaan dalam rangkaian kegiatan Jamnas XII, tetapi juga membawa misi memperluas pengalaman peserta, membangun jejaring antardaerah, dan memperkenalkan identitas budaya Manokwari.
Keberangkatan 50 anggota Pramuka tersebut diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi generasi muda Manokwari. Selain memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, mereka juga diharapkan mampu membawa pulang pengalaman yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta kegiatan kepramukaan di daerah.



