36 Calon Paskibraka Papua Barat Ikuti Pemusatan Latihan

Must read

Manokwari, Beritakasuari.com – Sebanyak 36 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Papua Barat resmi mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan sebagai persiapan pelaksanaan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dibuka di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Papua Barat, Rabu (22/7/2026).

Pembukaan pemusatan latihan dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat. Asisten I Sekretariat Daerah Papua Barat, Syors Marini, membacakan sambutan Gubernur Dominggus Mandacan yang menegaskan bahwa kesempatan menjadi anggota Paskibraka merupakan kehormatan besar sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Kesempatan ini menjadi hal yang sangat membanggakan untuk menjadi perwakilan pemuda-pemudi dalam mengibarkan Bendera Merah Putih pada HUT RI ke-81. Jangan sia-siakan kesempatan ini,” pesan Gubernur melalui Asisten I Setda Papua Barat.

Pemerintah Provinsi Papua Barat juga meminta seluruh peserta memanfaatkan masa pelatihan untuk membangun karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat semangat nasionalisme sebagai bekal dalam menjalankan tugas negara.

Selain memberikan motivasi kepada peserta, pemerintah daerah juga mengingatkan para pelatih agar memberikan pembinaan secara maksimal sehingga seluruh calon Paskibraka mampu menampilkan performa terbaik saat upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Papua Barat turut meminta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) untuk berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten yang belum mengirimkan peserta seleksi tahun ini. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong seluruh daerah berpartisipasi pada pelaksanaan Paskibraka di tahun-tahun mendatang.

Ketua Panitia Pelaksana, Reinhard Maniagasi, menjelaskan bahwa pemusatan pendidikan dan pelatihan berlangsung mulai 22 Juli hingga pelaksanaan pengibaran bendera pada 17 Agustus 2026. Seluruh peserta akan menjalani berbagai tahapan pembinaan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan fisik, mental, serta jiwa kepemimpinan.

“Tujuannya adalah mempersiapkan mental peserta agar tangguh, kuat, dan tidak mudah menyerah saat menjalankan tugas mulia mengibarkan Bendera Merah Putih,” ujar Reinhard.

Pelatihan tersebut melibatkan tim gabungan yang terdiri atas pelatih dari Kodam XVIII/Kasuari, tenaga medis RSUP Papua Barat, serta para pembina dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Papua Barat.

Reinhard mengungkapkan, dari tujuh kabupaten di Provinsi Papua Barat, hanya tiga daerah yang berhasil mengirimkan peserta dalam seleksi tahun ini. Kabupaten Manokwari menjadi penyumbang peserta terbanyak dengan 30 orang, disusul Kabupaten Fakfak sebanyak tiga peserta dan Kabupaten Manokwari Selatan tiga peserta.

Menurutnya, empat kabupaten lainnya belum dapat mengirimkan perwakilan karena masih menghadapi keterbatasan anggaran sehingga belum mampu mengikuti seluruh tahapan seleksi.

Selain mempersiapkan 36 calon Paskibraka tingkat provinsi, Papua Barat juga berhasil meloloskan dua pelajar terbaik untuk bertugas sebagai Paskibraka tingkat nasional. Keduanya telah diberangkatkan ke Jakarta guna mengikuti pemusatan pelatihan nasional sebelum menjalankan tugas pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara.

Dua wakil Papua Barat tersebut adalah Marko Urei dan Asna Rumbiak, yang sama-sama berasal dari Kabupaten Manokwari. Keberhasilan mereka menjadi kebanggaan daerah sekaligus bukti bahwa generasi muda Papua Barat mampu bersaing dan dipercaya mengemban tugas kehormatan di tingkat nasional.

More articles

Latest article