Prabowo Rayakan Idulfitri Bersama Warga Aceh Tamiang

Must read

Aceh, Beritakasuari.com – Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mendampingi Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja yang dirangkaikan dengan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah bersama masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang. Kunjungan ini menjadi simbol kehadiran negara di tengah proses pemulihan masyarakat.

Presiden tiba pada Sabtu pagi dan disambut langsung oleh Tito bersama Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, di markas Batalyon Infanteri Raider Khusus 111/Karma Bhakti. Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir, termasuk Teddy Indra Wijaya, Listyo Sigit Prabowo, dan Maruli Simanjuntak, menunjukkan sinergi lintas institusi dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak.

Kehadiran pemerintah pusat pada momentum Idulfitri ini mencerminkan komitmen untuk memastikan masyarakat dapat merayakan hari besar keagamaan dalam kondisi yang semakin membaik. Sebelumnya, Presiden juga telah merayakan malam takbiran bersama masyarakat di Sumatera Utara sebagai bagian dari rangkaian kegiatan nasional.

Upaya pemulihan tidak hanya difokuskan pada bantuan darurat, tetapi juga diarahkan untuk menjaga keberlanjutan tradisi lokal dan mendorong ekonomi daerah. Salah satu langkah konkret adalah penyaluran bantuan sebesar Rp72,75 miliar guna mendukung tradisi Meugang di Aceh. Bantuan tersebut dialokasikan untuk pengadaan sapi yang didistribusikan ke 19 kabupaten/kota, termasuk wilayah terdampak bencana.

Sebanyak 3.042 desa mendapatkan manfaat dari program ini, dengan masing-masing desa menerima alokasi sekitar Rp50 juta. Skema tersebut tidak hanya memastikan masyarakat tetap dapat menjalankan tradisi, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal.

“Intinya adalah 3.042 desa, warganya harus mendapatkan bagian daging sapi,” ujar Tito.

Ia menegaskan bahwa kebijakan bantuan dirancang secara komprehensif, tidak hanya berorientasi pada aspek kemanusiaan, tetapi juga sebagai stimulus ekonomi. Menurutnya, peningkatan daya beli masyarakat akan berdampak langsung pada pergerakan pasar dan pemulihan ekonomi daerah.

“Kalau masyarakat punya daya beli, mereka akan belanja. Dari situ ekonomi bergerak, pasar hidup kembali, dan pertumbuhan ekonomi bisa pulih,” jelasnya.

Melalui kombinasi bantuan sosial, pelestarian tradisi lokal, serta percepatan pembangunan hunian, pemerintah berharap masyarakat terdampak bencana dapat menjalani Idulfitri dengan kondisi yang lebih baik, baik secara sosial maupun ekonomi. Kehadiran Presiden bersama jajaran pemerintah pusat juga diharapkan mampu memperkuat semangat masyarakat sekaligus memastikan seluruh program pemulihan berjalan efektif dan tepat sasaran.

More articles

Latest article