Manokwari, Beritakasuari.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menegaskan komitmennya untuk mempertahankan dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua Barat agar tidak mengalami pemotongan akibat kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat.
Menurut Dominggus, efisiensi anggaran berpotensi berdampak pada besaran dana Otsus yang diterima daerah. Oleh karena itu, ia bersama lima gubernur lainnya di Papua akan berupaya agar anggaran tersebut tetap utuh dan dikembalikan sepenuhnya ke masing-masing daerah.
“Kami memahami kondisi keuangan daerah saat ini ditambah kebijakan efisiensi anggaran. Oleh karena itu, kami akan berupaya meminta agar dana Otsus tidak dipotong dan tetap dialokasikan secara penuh untuk Papua Barat,” ujar Dominggus saat ditemui di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (10/3/2025).
Ia juga menegaskan bahwa pembahasan terkait dana Otsus akan menjadi agenda utama dalam pertemuan para gubernur Papua dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Menurutnya, dana Otsus memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Papua Barat.
Selain itu, Dominggus menyoroti dampak efisiensi anggaran sebesar Rp232 miliar yang berpotensi mengurangi jumlah program pembangunan yang dapat direalisasikan, termasuk program prioritas pemerintah daerah. Meski demikian, ia tetap optimistis bahwa visi dan misi pembangunan yang telah dirancang dapat dijalankan secara maksimal.
Ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi kinerja pemerintahan. Sebagai solusi, pemerintah daerah akan terus menggali potensi ekonomi guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memastikan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.