Haryono May Kembali Pimpin Golkar Manokwari 2026–2031

Must read

Manokwari, Beritakasuari.com – Musyawarah Daerah (Musda) XI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Manokwari kembali menetapkan Haryono M.K. May sebagai Ketua DPD Partai Golkar Manokwari untuk periode 2026–2031.

Haryono ditetapkan secara aklamasi setelah menjadi satu-satunya calon yang mengikuti seluruh tahapan Musda yang berlangsung di Manokwari, Rabu (19/8/2026).

Penetapan tersebut kemudian disahkan melalui rapat pleno persidangan setelah seluruh pemegang hak suara menyatakan dukungan kepada Haryono untuk melanjutkan kepemimpinan Partai Golkar di Kabupaten Manokwari selama lima tahun mendatang.

Usai ditetapkan sebagai ketua, Haryono mengatakan konsolidasi internal akan menjadi agenda utama yang segera dijalankan. Konsolidasi tersebut akan dilakukan secara menyeluruh hingga menyentuh struktur partai di tingkat akar rumput.

Menurutnya, kekuatan organisasi menjadi modal penting bagi Golkar Manokwari untuk menghadapi agenda politik mendatang, terutama Pemilihan Legislatif (Pileg).

“Waktu yang ada akan kita manfaatkan optimal untuk menjadi pemenang legislatif. Golkar punya basis kekuatan politik yang nyata di Manokwari,” kata Haryono.

Ia mengajak seluruh kader, simpatisan, serta para senior Partai Golkar di Manokwari untuk memperkuat persatuan internal. Kesamaan visi dan persepsi dinilai penting agar seluruh elemen partai dapat bergerak dalam arah yang sama.

Selain memperkuat konsolidasi, Haryono memastikan penyusunan struktur kepengurusan DPD Golkar Manokwari periode 2026–2031 akan segera dilakukan. Proses tersebut akan menjadi tanggung jawab tim formatur yang dipimpinnya bersama sejumlah perwakilan unsur partai.

Ia menekankan pentingnya memilih figur yang memiliki kapasitas, loyalitas, dan komitmen dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, struktur kepengurusan harus mampu bekerja efektif untuk menerjemahkan target politik sekaligus memperkuat pelayanan partai kepada masyarakat.

“Formatur harus menyusun kepengurusan dengan kader-kader terbaik. Kita melihat siapa yang memiliki kemampuan dan loyalitas untuk masuk dalam struktur,” ujarnya.

Haryono juga menyoroti target jangka panjang untuk mengembalikan posisi Partai Golkar di jajaran eksekutif Kabupaten Manokwari. Ia menyebut partainya telah cukup lama tidak menempatkan kader sebagai pemimpin di pemerintahan daerah.

“Sudah 25 tahun kita vakum menempatkan kader di eksekutif. Ke depan, kita siapkan kader-kader terbaik yang memiliki kapasitas untuk kita usung,” tegasnya.

Menurut Haryono, Manokwari memiliki posisi strategis dalam peta politik Papua Barat. Sebagai salah satu pusat pemerintahan dan aktivitas politik provinsi, perkembangan politik di Manokwari dinilai turut memberikan pengaruh terhadap dinamika politik di tingkat regional.

Karena itu, Partai Golkar akan mempersiapkan kader-kader potensial yang dinilai memiliki kemampuan untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Persiapan tersebut, kata Haryono, harus dilakukan sejak dini melalui pembinaan dan penguatan kapasitas kader.

Dengan mandat kepemimpinan hingga 2031, Haryono menghadapi tantangan untuk memperkuat kembali mesin politik Golkar Manokwari sekaligus meningkatkan daya saing partai dalam kontestasi elektoral berikutnya.

Tim formatur selanjutnya diberi waktu untuk menyelesaikan komposisi kepengurusan DPD Partai Golkar Manokwari periode 2026–2031. Kepengurusan baru diharapkan memiliki struktur yang solid, representatif, serta mampu menjalankan agenda konsolidasi dan target politik partai secara terukur.

More articles

Latest article