Manokwari, Beritakasuari.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat memastikan sejumlah program unggulan yang telah berjalan sejak 2025 tetap dilanjutkan sebagai bagian dari komitmen pembangunan daerah. Kepastian tersebut disampaikan Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Lakotani menyampaikan hal itu setelah mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 RI di halaman Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (17/8/2026). Menurutnya, peringatan kemerdekaan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan sekaligus mengevaluasi pembangunan yang telah dilaksanakan pemerintah.
Ia mengatakan semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai sektor.
“Setiap tahun kita memperingati Hari Proklamasi untuk terus memperkuat semangat kebangsaan kita, semangat persatuan dan kesatuan kita untuk mengisi kemerdekaan. Kita mensyukuri dan mengisi kemerdekaan dengan pembangunan di berbagai sektor,” kata Lakotani.
Dalam kesempatan tersebut, Lakotani memastikan tiga program prioritas Pemerintah Provinsi Papua Barat, yakni Papua Barat Sehat (PBS), Papua Barat Cerdas (PBC), dan Papua Barat Produktif (PBP), akan tetap berjalan.
Ketiga program tersebut menjadi bagian dari agenda pembangunan sejak awal masa kepemimpinan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan bersama Wakil Gubernur Mohamad Lakotani. Pemerintah daerah menilai keberlanjutan program diperlukan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.
Meski demikian, Lakotani menegaskan keberlanjutan program tidak berarti pelaksanaannya berjalan tanpa evaluasi. Pemerintah provinsi akan meninjau berbagai aspek yang masih membutuhkan pembenahan untuk memastikan program dapat berjalan lebih efektif.
“Seluruh aspek pastinya kita akan bangun, tetapi memang ada beberapa aspek yang terlihat begitu signifikan dan aspek lain belum terlihat. Tapi, bukan berarti aspek yang belum terlihat tidak dilakukan pembangunan,” ujarnya.
Menurut Lakotani, pembangunan Papua Barat harus dilakukan secara menyeluruh dengan tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat di setiap sektor. Tidak ada bidang yang dianggap lebih penting hingga mengabaikan sektor lainnya karena seluruh aspek pembangunan memiliki keterkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, pemerintah provinsi terus melakukan penyesuaian terhadap berbagai kebijakan dan program yang telah berjalan. Evaluasi tersebut diarahkan untuk menemukan kekurangan sekaligus memperbaiki pelaksanaan di lapangan.
Lakotani menilai evaluasi menjadi bagian penting dalam memastikan program pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan perbaikan secara berkelanjutan, manfaat program unggulan diharapkan semakin tepat sasaran dan dapat dirasakan oleh masyarakat Papua Barat.
“Kami masih terus berupaya memperbaiki program unggulan ini, di mana celah-celahnya, di mana lubang-lubangnya, di mana hal-hal yang masih kurang akan kita evaluasi dan perbaiki agar ke depan semakin lebih baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena sesungguhnya yang kita lakukan adalah untuk melayani rakyat kita,” katanya.
Pernyataan tersebut menegaskan arah Pemprov Papua Barat untuk mempertahankan kesinambungan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI pun menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah harus terus bergerak dengan semangat persatuan, evaluasi, dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.



