Ziarah Laut Manokwari Kenang Jasa Para Pahlawan

Must read

Manokwari, Beritakasuari.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Manokwari bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Barat dan Kabupaten Manokwari menggelar ziarah laut di Dermaga Biryosi, Fasharkan TNI AL Manokwari, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Wakil Bupati Manokwari Mugiyono bertindak sebagai inspektur upacara. Prosesi diawali dengan penghormatan dan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pejuang bangsa, kemudian dilanjutkan dengan pelarungan karangan bunga ke perairan Manokwari.

Komandan upacara dipercayakan kepada Kapten Laut (K) Agus Lestariyono yang menjabat sebagai Kaprimkopal Fasharkan Manokwari.

Sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda turut mengikuti prosesi tabur bunga. Mereka di antaranya Bupati Manokwari, Ketua DPRK Manokwari, Kapolresta Manokwari, Dandim 1801/Manokwari, Kafasharkan TNI AL Manokwari, Kepala Kejaksaan Negeri Manokwari, serta Kepala Pengadilan Negeri Manokwari.

Selain unsur pimpinan daerah, kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta anggota DPRK Manokwari. Kehadiran lintas unsur pemerintahan dan aparat penegak hukum memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan dalam mengenang perjuangan para pahlawan.

Mugiyono mengatakan mengheningkan cipta dalam rangkaian ziarah laut memiliki makna penting. Menurutnya, prosesi tersebut merupakan bentuk penghargaan kepada para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.

“Sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah gugur bagi kemerdekaan NKRI, kita mengheningkan cipta,” ujar Mugiyono sebelum mengikuti prosesi tabur bunga.

Ziarah laut merupakan salah satu tradisi yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh TNI Angkatan Laut menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Tradisi tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian seremonial, tetapi juga memiliki pesan historis dan nilai patriotisme yang kuat.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah bersama unsur TNI, Polri, dan pemangku kepentingan lainnya mengenang para pahlawan yang gugur dalam perjuangan mempertahankan kedaulatan Indonesia, termasuk mereka yang gugur di wilayah perairan Nusantara.

Pelarungan karangan bunga dan tabur bunga di laut menjadi simbol penghormatan kepada para pejuang yang menjadikan laut sebagai bagian dari medan perjuangan. Sebagian di antara mereka bahkan gugur dan beristirahat untuk selamanya di perairan tanpa sempat memperoleh pemakaman sebagaimana layaknya di daratan.

Karena itu, ziarah laut menjadi momentum untuk mengingat kembali besarnya pengorbanan generasi terdahulu dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan. Nilai perjuangan tersebut dinilai tetap relevan untuk diwariskan kepada generasi muda.

Peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya dimaknai sebagai perayaan kemerdekaan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan bangsa. Pengorbanan para pahlawan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini lahir dari perjuangan panjang dan pengorbanan yang tidak sedikit.

Melalui ziarah laut di perairan Manokwari, semangat kepahlawanan diharapkan terus hidup dalam kehidupan masyarakat. Generasi penerus diharapkan mampu menerjemahkan nilai patriotisme melalui kerja nyata, menjaga persatuan, serta berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan bangsa.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa penghormatan terhadap pahlawan tidak berhenti pada upacara dan tabur bunga. Nilai perjuangan, keberanian, persatuan, dan kecintaan terhadap tanah air menjadi warisan yang perlu terus diwujudkan dalam mengisi kemerdekaan.

Dengan berlangsungnya ziarah laut secara khidmat, rangkaian menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Manokwari kembali mengingatkan seluruh elemen masyarakat mengenai pentingnya menghargai sejarah dan menjaga semangat perjuangan para pendahulu bangsa.

More articles

Latest article