Ekspedisi Patriot ITS Fokus Perkuat Ekonomi Mansel

Must read

Mansel, Beritakasuari.com – Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Tim Ekspedisi Patriot Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang akan menjalankan berbagai program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di daerah tersebut.

Dukungan itu disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) antara Pemkab Manokwari Selatan dan Tim Ekspedisi Patriot ITS yang digelar di Aula Kantor Bupati Mansel, Gunung Boako, Ransiki, Selasa (4/8/2026).

Asisten III Setda Manokwari Selatan Eli D.K. Sembor yang hadir mewakili Bupati Manokwari Selatan menyambut baik keberadaan tim ITS. Menurutnya, kehadiran akademisi di daerah dapat memperkuat kolaborasi pemerintah dengan perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan yang lebih terukur dan berbasis pengetahuan.

“Program ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara dunia akademisi dan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan, inovasi, serta pemberdayaan masyarakat di Tanah Papua, khususnya di wilayah Kabupaten Manokwari Selatan,” ujar Eli.

Ia menilai pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan, tetapi perlu ditopang data yang valid, riset, serta pendekatan keilmuan yang sesuai dengan kondisi masyarakat.

Karena itu, Eli meminta seluruh organisasi perangkat daerah terkait membuka ruang koordinasi dengan Tim Ekspedisi Patriot ITS. Data yang dibutuhkan tim juga diharapkan dapat diberikan secara akurat agar riset dan program yang dijalankan memiliki dasar yang kuat.

“Manfaatkan momentum ini untuk menggali potensi lokal serta merumuskan solusi inovatif atas berbagai tantangan pembangunan yang kita hadapi bersama. Teruslah menjalin komunikasi dan kolaborasi secara aktif agar keluaran dari program ini dapat diaplikasikan secara nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Manokwari Selatan,” tuturnya.

Eli juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan tugas pengabdian kepada seluruh anggota Tim Ekspedisi Patriot ITS yang akan bekerja di Manokwari Selatan.

“Semoga ikhtiar kita bersama senantiasa diberkati dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” ucapnya.

Dukungan terhadap pelaksanaan program juga datang dari jajaran keamanan. Kapolres Manokwari Selatan AKBP Marsel Doni memastikan pihak kepolisian siap membantu dari sisi keamanan selama tim menjalankan aktivitas di lapangan.

Marsel meminta seluruh anggota tim tidak ragu berkoordinasi dengan TNI maupun Polri apabila menghadapi gangguan keamanan atau kendala yang berpotensi menghambat pelaksanaan program.

“Apabila dari Bapak Profesor serta seluruh tim mengalami hambatan atau gangguan, silakan laporkan kepada kami secara berjenjang. Di sini juga ada rekan-rekan TNI, silakan dilaporkan kalau ada gangguan, agar bisa kita selesaikan dengan baik sehingga selama melaksanakan program di sini bisa nyaman dan menyelesaikan pekerjaan dengan baik,” ujar Marsel.

Sementara itu, Ketua Tim Ekspedisi Patriot ITS Berto Irawan menjelaskan bahwa program tersebut akan berlangsung selama kurang lebih empat bulan di Kabupaten Manokwari Selatan. Sebanyak 20 tim akan ditempatkan dengan fokus kegiatan yang berbeda sesuai bidang masing-masing.

Menurut Berto, program yang dibawa Tim Ekspedisi Patriot diarahkan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat berbagai sektor yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan utama kami di sini adalah meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia, pemulihan dan penguatan ekonomi, kelembagaan, serta teknologi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Berto.

Berto sendiri mendapat tugas dalam tim yang berfokus pada penguatan ekonomi wilayah. Salah satu sasaran utamanya adalah membantu meningkatkan kemampuan berusaha para pelaku UMKM, pedagang kecil, hingga petani.

Pendampingan akan mencakup sejumlah sektor, seperti UMKM, perdagangan, pertanian, perikanan, industri, serta pengembangan sumber daya manusia. Keseluruhan sektor tersebut diharapkan dapat saling terhubung sehingga mampu memperkuat perekonomian Manokwari Selatan secara lebih luas.

Selain penguatan ekonomi, tim lainnya akan menangani sejumlah bidang strategis, antara lain pertanian, teknologi tepat guna, pendidikan, dan kesehatan.

Berto menjelaskan bahwa pola kerja Ekspedisi Patriot ITS tahun ini memiliki perbedaan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Tim tidak lagi berhenti pada tahap kajian, melainkan akan langsung mengimplementasikan rekomendasi yang telah disusun berdasarkan hasil kerja tim pada tahun sebelumnya.

“Perbedaan kami dengan tim patriot sebelumnya adalah kami tidak lagi melakukan kajian, tetapi langsung melakukan eksekusi dan implementasi atas rekomendasi yang dihasilkan tim patriot pada tahun sebelumnya,” kata Berto.

Pendekatan implementatif tersebut diharapkan dapat membuat keberadaan Tim Ekspedisi Patriot ITS memberikan manfaat yang lebih konkret bagi masyarakat. Program yang dijalankan juga diharapkan mampu mengoptimalkan potensi lokal dengan tetap menyesuaikan kebutuhan dan karakteristik wilayah Manokwari Selatan.

FGD tersebut turut dihadiri Kapolres Manokwari Selatan AKBP Marsel Doni, perwakilan Kodim Kapten Inf. Hendro, serta Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Manokwari Selatan Deki Towansiba.

Kolaborasi pemerintah daerah, perguruan tinggi, TNI-Polri, dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi penting untuk memastikan program Ekspedisi Patriot ITS tidak hanya menghasilkan rekomendasi, tetapi mampu melahirkan implementasi yang berdampak terhadap penguatan ekonomi, kualitas sumber daya manusia, serta kesejahteraan masyarakat Manokwari Selatan.

More articles

Latest article