Basarnas Imbau Nelayan Kaimana Tunda Melaut Saat Musim Timur**

Must read

Kaimana, Beritakasuari.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Timika melalui Pos SAR Kaimana mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim timur yang sedang berlangsung di perairan Kabupaten Kaimana, Papua Barat. Kondisi cuaca yang tidak menentu disertai gelombang tinggi dan angin kencang dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan di laut.

Komandan Pos SAR Kaimana, Silas Wopari, mengatakan keselamatan harus menjadi pertimbangan utama sebelum masyarakat memutuskan melakukan aktivitas pelayaran maupun penangkapan ikan. Ia meminta warga tidak memaksakan diri berlayar apabila kondisi cuaca dinilai membahayakan.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama sebelum melakukan aktivitas di laut,” ujar Silas, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, musim timur identik dengan perubahan cuaca yang cepat, gelombang tinggi, serta angin yang lebih kuat dibandingkan kondisi normal. Situasi tersebut dapat mengganggu pelayaran, terutama bagi perahu nelayan dan kapal berukuran kecil yang beroperasi di wilayah perairan Kaimana.

Selain mempertimbangkan kondisi cuaca, Silas mengingatkan para nelayan untuk memastikan kesiapan armada sebelum berangkat. Pemeriksaan mesin kapal, kecukupan bahan bakar minyak (BBM), serta kelengkapan perlengkapan keselamatan seperti jaket pelampung menjadi hal yang wajib diperhatikan guna mengurangi risiko saat berada di tengah laut.

“Jika kondisi cuaca tidak memungkinkan, aktivitas melaut sebaiknya ditunda terlebih dahulu. Jangan memaksakan diri karena keselamatan menjadi prioritas penting,” tegasnya.

Basarnas juga mengajak seluruh pengguna transportasi laut untuk selalu mengikuti informasi prakiraan cuaca sebelum berlayar. Informasi tersebut dapat menjadi acuan dalam menentukan waktu yang aman untuk melakukan perjalanan maupun aktivitas penangkapan ikan.

Di samping itu, masyarakat diminta segera melaporkan kepada instansi terkait apabila menemukan kondisi darurat atau mengetahui adanya kecelakaan di wilayah perairan. Laporan yang cepat akan mempermudah proses pencarian dan pertolongan sehingga peluang penyelamatan korban dapat lebih optimal.

Silas berharap meningkatnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi cuaca ekstrem selama musim timur dapat menekan angka kecelakaan laut di wilayah Kaimana. Ia menegaskan bahwa kepatuhan terhadap prosedur keselamatan merupakan langkah sederhana, namun sangat penting untuk melindungi keselamatan jiwa selama beraktivitas di laut.

More articles

Latest article