Manokwari, Beritakasuari.com – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari menerima kunjungan kerja Komisi III DPRD Kota Manado dalam rangka memperkuat kerja sama serta bertukar pengalaman mengenai pembangunan infrastruktur, peningkatan pendapatan daerah, dan tata kelola pemerintahan. Pertemuan berlangsung di Manokwari, Rabu (24/6/2026).
Rombongan DPRD Kota Manado disambut langsung oleh jajaran pimpinan dan anggota DPRK Manokwari, di antaranya Ketua DPRK Jhoni Muid, Wakil Ketua Suriyati, Ketua Komisi III Abu Rumkel, Ketua Fraksi Golkar Haryono M.K. May, serta Ketua Fraksi PDI Perjuangan Sergius Nuham.
Kunjungan tersebut menjadi forum diskusi bagi kedua lembaga legislatif untuk saling berbagi praktik terbaik dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan, khususnya di tengah tantangan keterbatasan anggaran.
Anggota Komisi III DPRD Kota Manado, Jean Sumilat, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur masih menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerahnya. Menurut dia, berbagai program pembangunan dapat berjalan karena didukung oleh optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia menambahkan, pemerintah Kota Manado juga melakukan penyesuaian kebijakan menyusul penerapan efisiensi anggaran. Salah satu langkah yang dilakukan ialah mengarahkan belanja daerah agar lebih banyak menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRK Manokwari, Abu Rumkel, menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja tersebut. Menurutnya, pertemuan ini menjadi kesempatan berharga untuk memperluas wawasan serta mempelajari berbagai strategi pembangunan yang telah diterapkan di daerah lain.
Abu mengakui bahwa salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Kabupaten Manokwari saat ini adalah keterbatasan Pendapatan Asli Daerah yang berdampak pada kemampuan pemerintah dalam membiayai sejumlah program pembangunan.
Selain persoalan fiskal, pengelolaan sampah juga menjadi isu yang memerlukan perhatian serius. Karena itu, pengalaman Kota Manado dalam mengelola pembangunan perkotaan dinilai dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten dan DPRK Manokwari dalam menyusun kebijakan yang lebih efektif.
“Pertukaran pengalaman seperti ini menjadi langkah penting untuk memperkaya perspektif dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing.”
Melalui kunjungan kerja tersebut, kedua lembaga legislatif berharap komunikasi dan kolaborasi antardaerah dapat terus diperkuat. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi dalam pembangunan infrastruktur, peningkatan pendapatan daerah, serta pengelolaan layanan publik yang semakin berkualitas demi kesejahteraan masyarakat.



