Manokwari, Beritakasuari.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Barat memastikan kondisi kesehatan seluruh peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV tetap terkendali. Peserta yang sebelumnya sempat mengalami keluhan seperti mual dan gatal telah mendapatkan penanganan medis dan kini kembali menjalani aktivitas tanpa harus dirujuk ke rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat yang juga Koordinator Seksi Kesehatan Pesparawi Nasional XIV 2026, Alwan Rimosan, menegaskan bahwa seluruh keluhan yang muncul dapat ditangani dengan cepat oleh tim medis di lokasi penyelenggaraan.
“Tidak ada yang dirujuk ke rumah sakit dan tidak ada yang sampai harus diinfus,” ujar Alwan saat ditemui di Kantor LPPD Papua Barat, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, tim kesehatan langsung melakukan pemeriksaan begitu menerima laporan adanya peserta yang mengalami gangguan kesehatan. Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan tenaga kesehatan dari puskesmas bersama tim medis yang bertugas selama pelaksanaan Pesparawi.
Sebelumnya, sebanyak 17 peserta dari kontingen Kalimantan Barat dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi menu berbahan ikan tongkol. Seluruh peserta segera memperoleh pemeriksaan medis sehingga kondisi mereka dapat ditangani dengan baik.
Berdasarkan hasil evaluasi tenaga kesehatan, keluhan tersebut diduga dipengaruhi oleh reaksi alergi atau ketidakcocokan sebagian peserta terhadap ikan tongkol. Faktor lain yang turut memengaruhi adalah waktu konsumsi makanan yang cukup lama setelah dibagikan karena peserta masih mengikuti agenda uji panggung dan persiapan perlombaan.
“Konsumsi yang diberikan sore hari baru dimakan beberapa jam kemudian karena peserta masih melakukan uji panggung,” jelas Alwan.
Ia menegaskan tidak ditemukan gejala berat selama proses penanganan. Seluruh peserta hanya memerlukan pemeriksaan serta pengobatan ringan sebelum kembali beraktivitas mengikuti rangkaian lomba.
Alwan juga memastikan peristiwa tersebut bukan merupakan kejadian luar biasa maupun kasus keracunan massal. Setelah mendapatkan penanganan, seluruh peserta yang sempat mengeluhkan gangguan kesehatan telah pulih dan dapat mengikuti kegiatan seperti biasa.
Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Papua Barat bersama panitia penyelenggara meningkatkan pengawasan terhadap proses penyediaan konsumsi selama Pesparawi Nasional XIV berlangsung. Pemeriksaan dilakukan mulai dari pengolahan hingga distribusi makanan guna memastikan seluruh menu memenuhi standar keamanan pangan.
“Tim kesehatan memastikan pengawasan pada dapur penyedia konsumsi terus dilakukan agar makanan yang diberikan kepada peserta benar-benar layak dan aman dikonsumsi,” kata Alwan.
Melalui pengawasan yang diperketat serta kesiapsiagaan tim medis, Dinkes Papua Barat berharap seluruh rangkaian Pesparawi Nasional XIV dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar, sehingga ribuan peserta dari berbagai provinsi dapat mengikuti setiap kegiatan dalam kondisi kesehatan yang optimal.



