Manokwari, Beritakasuari.com – Polda Papua Barat melaksanakan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap I bagi calon taruna dan taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Arfak Conventional Hall, Polda Papua Barat, pada Rabu (12/3/2025) dan merupakan bagian dari tahapan seleksi untuk memastikan calon perwira Polri yang terbaik dan memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.
Pemeriksaan ini dipimpin langsung oleh Kabid Dokkes Polda Papua Barat, Kombes Pol. dr. Iskandar, selaku Ketua Tim Kesehatan. Ia menegaskan bahwa tahap ini bertujuan untuk menilai kondisi fisik dan kesehatan peserta agar memenuhi syarat sebagai calon taruna Akpol.
“Pemeriksaan ini mencakup berbagai aspek kesehatan, mulai dari tes kesehatan umum, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran tinggi dan berat badan, tes penglihatan, hingga pemeriksaan fisik lainnya yang menjadi syarat utama dalam seleksi ini,” jelasnya.
Seleksi Ketat dengan Prinsip Transparansi
Pada seleksi tahun ini, sebanyak 61 peserta dari Panitia Daerah (Panda) Papua Barat mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap I, terdiri dari 54 pria dan 7 wanita. Sementara itu, dari Panda Papua Barat Daya, terdapat 42 peserta, terdiri dari 39 pria dan 3 wanita.
Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Ongky Isgunawan, S.I.K., menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi, termasuk pemeriksaan kesehatan, dilaksanakan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).
“Kami memastikan bahwa proses seleksi berjalan profesional, objektif, dan akuntabel. Setiap peserta akan dinilai secara ketat dan adil, sehingga hanya mereka yang benar-benar memenuhi kriteria yang dapat melanjutkan ke tahap berikutnya,” tegasnya.
Selain aspek kesehatan, seleksi calon taruna Akpol juga mencakup uji akademik, tes psikologi, tes jasmani, serta wawancara dan uji kompetensi lainnya. Seluruh tahapan ini bertujuan untuk memastikan bahwa lulusan Akademi Kepolisian nantinya memiliki kompetensi, fisik yang prima, serta karakter yang kuat untuk mengemban tugas sebagai perwira Polri.
Para peserta diimbau untuk tetap menjaga kesehatan dan kebugaran selama proses seleksi berlangsung. Dengan seleksi yang ketat, transparan, dan profesional, diharapkan Akademi Kepolisian dapat mencetak calon perwira Polri yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.