Sentani, Beritakasuari.com – Tumpukan limbah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kampung Waibron terus bertambah seiring dengan peningkatan volume sampah perkotaan di Sentani, ibu kota Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.
Warga setempat mulai mendatangi TPA untuk memilah sampah, mencari bahan seperti plastik, kertas, dan sisa makanan yang dapat dijual ke bank sampah atau digunakan sebagai pakan ternak.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, mengungkapkan bahwa setiap hari pihaknya harus mengangkut 80 hingga 100 ton sampah ke TPA Waibron di Distrik Sentani Barat Moi, Kabupaten Jayapura. Dengan menggunakan 22 truk pengangkut sampah, setiap truk harus melakukan perjalanan hingga dua atau tiga kali per hari karena volume sampah yang terus meningkat.
Menurut Basri, pengelolaan sampah di Kabupaten Jayapura melibatkan sekitar 200 tenaga angkut dan kebersihan yang bekerja keras untuk mengatasi masalah ini. Sampah berasal dari berbagai wilayah seperti Sentani timur, Sentani Kota, dan Waibhu, termasuk dari perumahan, toko, kios, bengkel, apotek, dan klinik. Sejak 1 Oktober 2024, Pemerintah Kabupaten Jayapura telah menutup Tempat Pembuangan Sampah di Kampung Doyo Lama, Distrik Waibhu, dan semua sampah perkotaan dialihkan ke TPA Waibron. Meskipun akses ke TPA tersebut sempat ditutup oleh warga, namun jumlah sampah terus bertambah.
Dalam upaya mengatasi masalah ini, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura sedang mempersiapkan fasilitas penunjang untuk memudahkan warga dalam memilah sampah di TPA Waibron. Hal ini diharapkan dapat memberikan peluang pendapatan bagi warga dan Pemerintah Kabupaten Jayapura.
Namun, meskipun TPA Waibron mulai ramai didatangi oleh para pemulung, tidak ada warga yang datang untuk membuang sampah di tempat tersebut. Pengangkutan sampah dari Sentani ke Waibron masih sepenuhnya bergantung pada truk sampah Dinas Lingkungan Hidup, karena lokasi TPA yang jauh dari Sentani.
Basri menyatakan bahwa Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura membutuhkan tambahan armada pengangkut sampah dan kontainer sampah di Sentani. Penjabat Bupati Jayapura juga telah mengimbau perusahaan, perbankan, dan perhotelan untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah dengan menyediakan bak sampah agar sampah tidak dibuang ke sungai.
Kepala Kampung Sereh, Steven Eluay, juga menyarankan agar warga tidak membuang sampah ke sungai karena semua sungai di Sentani bermuara ke Danau Sentani.
Meskipun Pemerintah Kabupaten Jayapura telah mengangkut sekitar 100 ton sampah ke TPA Waibron setiap hari, kawasan perkotaan Sentani masih dipenuhi dengan sampah. Junior Sokoy, seorang pemuda di Sentani, mengungkapkan bahwa kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dari sampah masih minim. Ia berharap agar ada perubahan dalam perilaku masyarakat dalam membuang sampah dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.