Manokwari, Beritakasuari.comPemerintah Provinsi Papua Barat telah mengajukan rencana pembangunan depot bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel). Keberadaan depot ini diharapkan dapat mempercepat distribusi BBM ke kabupaten-kabupaten lain di sekitarnya.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Papua Barat, Sammy DJ Saiba, menyampaikan hal ini saat Musyawarah Cabang (Muscab) II DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Papua Barat di Swiss-Belhotel, Manokwari, pada hari Senin.

Menurut Saiba, saat ini hanya terdapat satu depot BBM di Manokwari yang melayani beberapa kabupaten, termasuk Mansel, Bintuni, Pegaf, dan Wondama. Oleh karena itu, kehadiran depot baru di Mansel diharapkan dapat mengatasi potensi kelangkaan BBM dan mempercepat distribusi ke wilayah Teluk Bintuni dan Pegaf. Saiba juga menekankan pentingnya peran Hiswana dalam menjaga jalur distribusi BBM tetap lancar untuk mendukung kemajuan kota-kota di Papua Barat.

Dalam konteks pelaksanaan muscab, Ketua DPC Hiswana Migas Papua Tengah, Yeheskiel Imbiri, menegaskan bahwa muscab ini merupakan bagian dari upaya organisasi dalam memastikan kepemimpinan yang kuat dan program kerja yang optimal.

Dia juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI/Polri, DPRD, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya, untuk memastikan kelancaran operasional Hiswana Migas di Papua Barat.

Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas layanan dan distribusi BBM di Papua Barat, Pemprov bersama Hiswana Migas berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak terkait. Kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan lembaga terkait diharapkan dapat menciptakan sinergi yang positif dalam menjaga keberlangsungan distribusi BBM di wilayah tersebut.

Selain itu, kerjasama antara Hiswana Migas dan Pertamina juga menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas pasokan BBM di Papua Barat. Dengan dukungan dan koordinasi yang baik antara kedua pihak, diharapkan distribusi BBM dapat terjamin lancar dan efisien, sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan kemajuan wilayah Papua Barat secara keseluruhan.

Dengan demikian, pembangunan depot BBM di Mansel bukan hanya sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Papua Barat.

Melalui kolaborasi dan sinergi yang kuat antara berbagai pihak terkait, diharapkan distribusi BBM di wilayah tersebut dapat terus ditingkatkan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan berdaya guna bagi seluruh masyarakat Papua Barat.