27.7 C
Manokwari
Friday, April 4, 2025

Luas Panen Padi Papua Barat Naik di 2024 Namun Produksi Beras Turun

Must read

Manokwari, Beritakasuari.comBadan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat mencatat bahwa luas panen padi di wilayah tersebut mengalami peningkatan pada tahun 2024. Namun, meskipun demikian, produksi beras justru mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Menurut data resmi statistik, luas panen padi pada tahun 2024 mencapai 5,12 ribu hektare, mengalami kenaikan sebesar 0,11 ribu hektare atau sekitar 2,29 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 5,01 ribu hektare.

“Untuk tahun 2024, luas lahan panen padi mencapai 5,12 ribu hektare dengan produksi padi sebanyak 20,73 ribu ton gabah kering giling (GKG). Jika diubah menjadi beras untuk konsumsi masyarakat, produksi beras pada tahun 2024 mencapai 12,46 ribu ton,” demikian yang tertulis dalam laporan statistik BPS Papua Barat yang dikutip pada Selasa (4/3/2025).

Meskipun terjadi peningkatan luas panen padi, produksi padi malah mengalami penurunan. Pada tahun 2024, produksi padi di Papua Barat tercatat sebanyak 20,73 ribu ton gabah kering giling (GKG), mengalami penurunan sebesar 1,84 ribu ton atau sekitar 8,14 persen dibandingkan dengan produksi padi tahun 2023 yang mencapai 22,57 ribu ton GKG.

Penurunan produksi padi ini berdampak pada jumlah produksi beras yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Pada tahun 2024, produksi beras di Papua Barat tercatat sebesar 12,46 ribu ton, mengalami penurunan sebesar 1,10 ribu ton atau sekitar 8,14 persen dibandingkan dengan produksi beras pada tahun 2023 yang mencapai 13,56 ribu ton.

Dengan demikian, meskipun luas panen padi mengalami peningkatan, namun penurunan produksi padi dan beras masih menjadi perhatian utama dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di Papua Barat.

Diperlukan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian guna memastikan ketersediaan beras yang cukup bagi masyarakat setempat. Semoga dengan adanya data statistik ini, pihak terkait dapat melakukan evaluasi dan perbaikan yang diperlukan guna meningkatkan produksi padi dan beras di masa mendatang.

More articles

Latest article