27 C
Manokwari
Friday, April 4, 2025

Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Myanmar, Korban Gempa Capai 2.886 Jiwa

Must read

Jakarta, Beritakasuari.comMenteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, mengungkapkan bahwa jumlah korban jiwa akibat gempa bumi di Myanmar telah mencapai 2.886 orang, sementara 4.636 lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, sekitar 300 orang masih dinyatakan hilang.

Dalam keterangannya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (3/4/2025), Sugiono memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban jiwa akibat bencana tersebut.

“Berdasarkan pemantauan dan laporan dari Duta Besar Republik Indonesia di Myanmar, sejauh ini belum ada WNI yang menjadi korban,” ujar Sugiono.

Namun, ia menegaskan bahwa jika nantinya ada WNI yang terdampak, pemerintah Indonesia akan segera berkoordinasi dengan pihak berwenang di Myanmar untuk melakukan pemulangan.

“Jika ada korban WNI, tentu akan segera kami tindak lanjuti dan pulangkan. Namun, kita semua berharap WNI di Myanmar dalam kondisi aman dan sehat,” tambahnya.

Sebagai bentuk solidaritas, Indonesia telah mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi para korban gempa di Myanmar. Bantuan tersebut bernilai USD 1,2 juta dan terdiri dari barang-barang yang paling dibutuhkan, sesuai hasil koordinasi dengan ASEAN.

“Total bantuan yang dikirim mencapai sekitar 120 ton barang dengan nilai sekitar USD 1,2 juta,” jelas Sugiono.

Sejak gempa terjadi pada 28 Maret, pemerintah Indonesia telah mengadakan berbagai rapat darurat bersama Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) guna mengatur proses pengiriman bantuan.

Tim tanggap darurat Indonesia yang terdiri dari unsur BNPB dan INASAR juga telah diberangkatkan ke Myanmar pada 31 Maret. Selain itu, Indonesia berpartisipasi dalam rapat bersama menteri luar negeri ASEAN guna mengidentifikasi kebutuhan mendesak bagi para korban.

“Hasil koordinasi menunjukkan bahwa yang paling dibutuhkan saat ini adalah tempat penampungan sementara (shelter), obat-obatan, serta perlengkapan kesehatan. Oleh karena itu, sebagian besar bantuan yang dikirim berfokus pada kebutuhan tersebut,” pungkasnya.

Dengan bantuan ini, Indonesia berharap dapat meringankan beban masyarakat Myanmar yang terdampak dan memperkuat solidaritas regional dalam menghadapi bencana kemanusiaan.

 

More articles

Latest article