Manokwari, Beritakasuari.comDua anggota keluarga yang merupakan satu keluarga telah dinyatakan meninggal dunia setelah terseret arus saat berenang di pantai Undi Manokwari pada hari Minggu. Kepala subseksi operasi dan siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, Reza Afriyanto, mengungkapkan bahwa dalam laporan yang diterima, terdapat lima orang yang terseret arus. Menyikapi laporan tersebut, delapan personel telah dikirim untuk menindaklanjuti kejadian tersebut. Dari lima orang yang terseret arus, tiga di antaranya berhasil diselamatkan.

Satu orang dilaporkan meninggal dunia dan seorang lagi yang bernama Hafiz (17 tahun) dilaporkan hilang. Dengan bantuan tim SAR dari Koramil Masni, Polsek Masni, RAPI, serta partisipasi masyarakat, upaya pencarian pun dilakukan.

Meskipun telah dilakukan operasi pencarian dengan menggunakan drone thermal dan penyisiran di sepanjang pesisir Pantai Undi, korban masih belum berhasil ditemukan hingga malam hari.

Pada hari kedua operasi, tim SAR membagi diri menjadi empat kelompok untuk melakukan pencarian di permukaan air menggunakan perahu karet dan melakukan penyisiran di sekitar pantai Undi. Pada pukul 08.05 WIT, korban Hafiz (L/17) berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Data korban yang dilaporkan adalah Satriya (40 tahun) sebagai kepala keluarga, Fitriyani (45 tahun) sebagai istri yang meninggal dunia, Irfan (15 tahun) sebagai anak laki-laki, Tara (12 tahun) sebagai anak perempuan, dan Hafiz (17 tahun) sebagai anak laki-laki yang juga meninggal dunia.