27.7 C
Manokwari
Thursday, April 3, 2025

Bocoran Dasco Soal Reshuffle Kabinet Prabowo – Gibran

Must read

Jakarta, Beritakasuari.com – Isu reshuffle atau perombakan kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming telah menjadi topik perbincangan yang hangat. Isu ini muncul setelah lebih dari 100 hari pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran. Pernyataan Prabowo mengenai niatnya untuk memenuhi tuntutan masyarakat Indonesia yang menginginkan pemerintah bekerja dengan benar dan bersih menjadi pemicu bagi munculnya isu reshuffle tersebut.

“Dalam beberapa kesempatan, saya mendengar sedikit keluhan tentang ketidaksempurnaan di dalam kabinet. Apakah itu yang dimaksud? Kita akan melihat bagaimana hal tersebut berkembang,” ujar Dasco saat diwawancarai di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (6/2/2025). Prabowo sendiri sebelumnya telah menyatakan bahwa ia akan mengambil tindakan terhadap pihak-pihak yang menghalangi kebijakan pemerintah untuk kepentingan rakyat, termasuk tidak segan-segan untuk mengganti menteri yang tidak bekerja untuk kepentingan rakyat.

Meskipun begitu, Dasco mengaku belum mengetahui secara pasti apa yang dimaksud oleh Presiden Prabowo dengan pernyataannya tersebut. “Saya belum tahu secara spesifik maksudnya apa, tetapi kita semua tahu bahwa dalam upaya pemenuhan janji kampanye, Pak Prabowo sangat ingin berbuat untuk kesejahteraan rakyat,” tambahnya. Wakil Ketua DPR RI juga enggan memberikan tanggapan apakah Prabowo akan melakukan reshuffle kabinet dalam waktu dekat.

“Belum cukup waktunya. Namun, yang penting adalah apakah ada tren positif atau tidak, apakah ada kesalahan fatal atau tidak,” ungkap Doli.

Partai Golkar, kata Doli, tidak khawatir jika ada kadernya yang akan diganti dalam reshuffle kabinet merah putih. Pasalnya, Golkar merupakan partai yang paling banyak mengisi jabatan menteri.

“Setiap partai memberikan kader terbaiknya, terutama Golkar. Kami memiliki 8 kader terbaik, termasuk ketua umum kami. Ketua Umum adalah kader terbaik partai. Oleh karena itu, dia dipilih sebagai ketua umum,” jelasnya. “Bagi kami, hal ini biasa saja. Yang penting adalah jika presiden memberikan tugas, maka tugas tersebut harus dilaksanakan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Doli menegaskan bahwa keputusan mengenai reshuffle ada di tangan Presiden Prabowo. Sebagai mantan Menteri Pertahanan, Prabowo adalah orang yang paling mengetahui kinerja para menteri dalam kabinetnya. “Keputusan mengenai reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif Presiden. Oleh karena itu, saya yakin bahwa Presiden adalah orang yang paling tepat untuk menentukan apakah reshuffle diperlukan atau tidak,” ujarnya.

More articles

Latest article