811 Personel Amankan Pesparawi Nasional di Manokwari

Must read

Manokwari, Beritakasuari.com – Polda Papua Barat menyiapkan 811 personel untuk mengawal pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Manokwari. Kesiapan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan nasional berjalan aman, tertib, dan lancar.

Komitmen pengamanan ditandai dengan pelaksanaan Apel Pengecekan Persiapan Pesparawi Nasional XIV yang dipimpin langsung Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Alfred Papare, di Lapangan Apel Mapolda Papua Barat, Senin (15/6/2026).

Apel diikuti para Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Barat, personel yang tergabung dalam Surat Perintah Operasi Pesparawi, serta anggota Polresta Manokwari yang akan bertugas selama penyelenggaraan kegiatan.

Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa Pesparawi Nasional XIV akan menghadirkan peserta, ofisial, panitia, hingga tamu undangan dari berbagai provinsi di Indonesia. Karena itu, seluruh personel diminta memahami tugas masing-masing dan melaksanakan pengamanan secara profesional dengan mengedepankan pendekatan yang humanis.

“Seluruh personel harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing agar pelaksanaan pengamanan dapat berjalan efektif dan maksimal,” ujar Alfred Papare.

Kapolda juga menekankan pentingnya kesiapan personel beserta sarana dan prasarana pendukung agar seluruh sistem pengamanan dapat berjalan secara terpadu. Menurutnya, koordinasi yang matang diperlukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat muncul selama kegiatan berlangsung.

Setelah apel, seluruh personel mengikuti Tactical Floor Game (TFG) yang dipimpin langsung oleh Kapolda. Simulasi tersebut menjadi bagian dari pemantapan strategi operasi sekaligus menyamakan persepsi seluruh unsur pengamanan mengenai pola bertindak di lapangan.

Melalui TFG, setiap personel diberikan pemahaman mengenai pembagian tugas, mekanisme koordinasi, serta langkah-langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan situasi yang dapat terjadi selama penyelenggaraan Pesparawi.

Dalam simulasi tersebut dipaparkan sejumlah skenario pengamanan, mulai dari kedatangan peserta dan tamu VIP maupun VVIP, pengamanan lokasi utama kegiatan, pengaturan lalu lintas, pengamanan akomodasi, hingga prosedur penanganan kondisi kontinjensi apabila terjadi situasi darurat.

Pelaksana Tugas Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Gadug Kurniawan, mengatakan bahwa apel pengecekan dan Tactical Floor Game merupakan tahapan penting untuk memastikan seluruh personel memahami konsep operasi secara menyeluruh sebelum bertugas.

“Dengan adanya TFG, seluruh unsur pengamanan dapat memahami konsep operasi secara menyeluruh sehingga pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan optimal,” jelas Gadug.

Ia menambahkan, Pesparawi Nasional XIV bukan hanya agenda perlombaan seni paduan suara gerejawi, tetapi juga menjadi momentum mempererat persatuan serta memperkuat kebersamaan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Oleh sebab itu, Polda Papua Barat berkomitmen memberikan pelayanan keamanan terbaik agar seluruh peserta maupun masyarakat dapat mengikuti kegiatan dengan rasa aman dan nyaman.

Menurutnya, keberhasilan pengamanan sebuah agenda nasional sangat bergantung pada kesiapan personel, koordinasi lintas instansi, serta kemampuan seluruh unsur untuk bekerja secara terintegrasi.

Selama pelaksanaan apel pengecekan hingga Tactical Floor Game berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan tersebut menjadi bukti kesiapan Polda Papua Barat dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV sekaligus menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Manokwari selama berlangsungnya perhelatan berskala nasional tersebut.

More articles

Latest article