Manokwari, Beritakasuari.com – Pemerintah Kabupaten Manokwari mulai melaksanakan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama guna mengisi sejumlah posisi strategis di lingkungan organisasi perangkat daerah. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) pada Selasa (2/6/2026) tersebut diikuti oleh 51 aparatur sipil negara (ASN) yang telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi.
Seleksi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas birokrasi daerah melalui penerapan sistem merit yang mengedepankan kompetensi, integritas, dan profesionalisme aparatur negara. Sebanyak 17 jabatan pimpinan tinggi pratama menjadi objek seleksi untuk mengisi kebutuhan kepemimpinan pada sejumlah perangkat daerah yang memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Sekretaris Daerah Kabupaten Manokwari, Yan Ayomi, menjelaskan bahwa seluruh peserta yang mengikuti tahapan seleksi telah melalui proses verifikasi administrasi secara ketat. Oleh karena itu, peserta yang hadir dinilai layak untuk mengikuti tahapan lanjutan berupa uji kompetensi dan wawancara.
“Hari ini kita lakukan seleksi untuk 17 jabatan pimpinan tinggi pratama yang diikuti oleh 51 peserta. Mereka semua adalah ASN yang telah dinyatakan memenuhi syarat administratif,” kata Yan Ayomi.
Untuk menjamin objektivitas dan independensi proses seleksi, pemerintah daerah melibatkan panitia seleksi yang terdiri dari unsur birokrat berpengalaman serta kalangan akademisi. Tim tersebut beranggotakan tiga unsur birokrasi dan dua akademisi yang berasal dari Universitas Caritas Indonesia dan Universitas Papua (Unipa).
Tahapan yang dilaksanakan saat ini berfokus pada uji wawancara guna mengukur kemampuan kepemimpinan, pemahaman tugas jabatan, serta visi peserta dalam mengembangkan organisasi yang akan dipimpinnya. Setelah itu, peserta akan mengikuti asesmen lanjutan yang dijadwalkan pada 8 Juni 2026.
Asesmen mendalam tersebut akan dilaksanakan oleh tim asesor dari Badan Asesor Nasional Provinsi Jawa Timur. Dalam proses itu, peserta akan diuji dari berbagai aspek penting, mulai dari kompetensi manajerial, kemampuan teknis, hingga kapasitas dan kapabilitas dalam menjalankan fungsi kepemimpinan pemerintahan.
Menurut Yan Ayomi, seluruh rangkaian seleksi diperkirakan berlangsung selama dua hingga tiga hari. Hasil dari setiap tahapan akan menjadi bahan pertimbangan panitia seleksi dalam menentukan kandidat terbaik untuk menduduki jabatan yang tersedia.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi terbuka ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Manokwari dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan manajemen ASN yang berlaku secara nasional.
“Melalui tahapan seleksi yang ketat ini, kiranya dapat menghasilkan ASN yang qualified, memiliki kapasitas, kapabilitas, serta dianggap layak dan mampu untuk memimpin jabatan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Manokwari,” ujarnya.
Panitia seleksi juga memastikan seluruh proses berjalan secara profesional dan terbuka sehingga menghasilkan pejabat yang benar-benar memiliki kualitas terbaik. Penetapan pejabat definitif nantinya akan mengacu pada hasil penilaian komprehensif yang dilakukan oleh tim seleksi independen.
“Harapan kami kegiatan ini berjalan dengan baik. Kami berkomitmen menjaga prinsip profesionalitas dan akuntabilitas. Semoga proses ini melahirkan pemimpin perangkat daerah yang profesional, inovatif, serta mampu menjawab tantangan pelayanan publik dan pembangunan di Kabupaten Manokwari,” kata Yan Ayomi.
Adapun jabatan yang diseleksi meliputi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Koperasi UMKM, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Badan Riset dan Inovasi, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan.
Melalui proses seleksi yang kompetitif dan berbasis merit ini, Pemerintah Kabupaten Manokwari berharap dapat menghadirkan pemimpin perangkat daerah yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang kuat, tetapi juga mampu mendorong inovasi, mempercepat pembangunan daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.



