Manokwari, Beritakasuari.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Manokwari, Yan Ayomi, secara konsisten menggarisbawahi urgensi kolaborasi strategis dan sinkronisasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai prasyarat mutlak dalam mewujudkan target pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sebagai figur sentral dalam koordinasi birokrasi, beliau memandang bahwa fragmentasi pelaksanaan program merupakan hambatan yang harus segera dieliminasi guna memastikan setiap kebijakan daerah berjalan secara terpadu dan efisien. Fokus utama kepemimpinannya kini diarahkan pada penciptaan ekosistem kerja yang kohesif, di mana setiap unit kerja mampu menerjemahkan visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati Manokwari ke dalam parameter kegiatan yang terukur dan akuntabel. Terkait pentingnya keterpaduan ini, Yan Ayomi menegaskan, “Sebagai koordinator perangkat daerah, saya berharap ada sinergi yang kuat dalam pelaksanaan tugas. Program pembangunan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus terintegrasi untuk mencapai target RPJMD.”
Refleksi atas pengalaman selama menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekda selama hampir setengah tahun memberikan pemahaman mendalam bagi beliau mengenai kompleksitas tantangan koordinasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manokwari. Yan Ayomi memposisikan peran Sekretaris Daerah tidak hanya sebagai administrator, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi krusial yang menghubungkan arahan strategis kepala daerah dengan implementasi teknis di lapangan. Kesuksesan kebijakan daerah sangat bergantung pada dukungan penuh serta loyalitas profesional dari para kepala dinas dan badan dalam mengonversi rencana kerja menjadi hasil yang nyata. Integritas operasional birokrasi menjadi fondasi utama dalam memastikan bahwa setiap indikator kinerja utama, baik yang tercantum dalam Rencana Kerja (Renja) maupun dokumen penganggaran lainnya, dapat tercapai sesuai dengan lini masa yang telah ditetapkan.
Lebih lanjut, akselerasi kinerja birokrasi ini diproyeksikan untuk memberikan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan bagi masyarakat luas di Manokwari. Komitmen untuk menjaga konsistensi antara perencanaan dan realisasi menjadi prioritas guna memastikan kehadiran pemerintah dirasakan langsung oleh warga melalui pembangunan yang berkualitas. Dengan mengoptimalkan fungsi pengawasan dan operasional internal, Yan Ayomi optimis bahwa percepatan pembangunan daerah dapat terakselerasi secara berkelanjutan. Beliau menutup arahannya dengan sebuah pesan penting mengenai orientasi hasil dari setiap kebijakan yang diambil, yakni, “Kami berkomitmen menjaga konsistensi pelaksanaan program agar target pembangunan dapat tercapai tepat waktu dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.” Pendekatan manajerial yang cerdas dan inklusif ini diharapkan mampu membawa birokrasi Manokwari menuju standar pelayanan publik yang lebih unggul dan responsif terhadap dinamika kebutuhan daerah.



