26.2 C
Manokwari
Friday, February 13, 2026

Motorola Edge 60 Pro, Andalan Baru di Kelas Rp7 Jutaan

Must read

Jakarta, Beritakasuari.com – Kembalinya Motorola ke pasar Indonesia langsung diikuti langkah agresif dengan merilis sejumlah ponsel di berbagai segmen harga. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Motorola Edge 60 Pro, model tertinggi yang saat ini ditawarkan Motorola di Tanah Air. Meski tidak diposisikan sebagai flagship murni, perangkat ini hadir dengan kombinasi fitur premium yang biasanya hanya ditemukan di kelas atas, namun dibanderol di kisaran harga Rp 7 jutaan.

Motorola Edge 60 Pro dirancang untuk bersaing langsung dengan nama-nama mapan seperti Oppo Reno Series, Vivo V Series, hingga Xiaomi T Series yang selama ini dikenal unggul di sektor kamera dan desain. Motorola tampak percaya diri dengan pendekatan berbeda, mengandalkan desain layar melengkung, kamera telefoto, pengalaman Android semi-stock, serta integrasi fitur kecerdasan buatan yang cukup komprehensif.

Dari sisi desain, Edge 60 Pro tampil mencolok namun tetap berkelas. Varian warna Pantone Dazzling Blue yang digunakan memiliki tekstur matte menyerupai kain nilon, terasa halus, tidak licin, dan bebas noda sidik jari. Motorola juga menawarkan pilihan warna lain seperti Pantone Shadow dan Sparkling Grape dengan karakter tekstur berbeda. Modul kameranya dibuat menyatu dengan panel belakang, menciptakan tampilan yang rapi dan tidak berlebihan. Desain melengkung di keempat sisi membuat ponsel ini terlihat lebih tipis dari ketebalan aslinya yang berada di angka 8,2 mm, sekaligus nyaman digenggam dengan satu tangan.

Ketahanan juga menjadi nilai tambah penting. Motorola Edge 60 Pro sudah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69 untuk perlindungan terhadap air dan debu, serta lolos uji militer MIL-STD-810H. Dalam salah satu ulasan disebutkan bahwa “durabilitas Edge 60 Pro sudah berada di level yang jarang ditemui di segmen menengah,” menjadikannya cocok untuk penggunaan jangka panjang.

Pada bagian depan, Motorola membekali Edge 60 Pro dengan layar pOLED 6,7 inci beresolusi 2712 x 1220 piksel. Panel ini mendukung refresh rate hingga 120Hz dengan sistem adaptif yang dapat menyesuaikan kebutuhan penggunaan. Tingkat kecerahan puncaknya diklaim mencapai 4.500 nits, sehingga tetap jelas digunakan di bawah sinar matahari. Dukungan HDR10+ membuat pengalaman menonton video semakin memuaskan, meski untuk Netflix masih terbatas di resolusi Full HD. Audio stereo dengan Dolby Atmos dan Spatial Audio turut melengkapi pengalaman multimedia yang imersif.

Perangkat ini menjalankan Hello UI berbasis Android 15 dengan janji pembaruan sistem operasi hingga tiga generasi. Tampilan antarmukanya menyerupai Android murni ala Pixel, meskipun masih disertai sejumlah aplikasi bawaan. Menariknya, Motorola justru memanfaatkan aplikasi AI pihak ketiga seperti Gemini, Copilot, dan Perplexity sebagai bagian dari ekosistemnya. Selain itu, hadir pula Moto AI yang dapat diakses melalui tombol khusus, gestur, maupun antarmuka aplikasi. Fungsinya cukup luas, mulai dari merangkum notifikasi, transkripsi audio, pengelolaan memori foto, hingga pembuatan konten berbasis teks, dan sebagian besar sudah mendukung bahasa Indonesia.

Untuk performa, Motorola Edge 60 Pro mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 8350 Extreme berbasis fabrikasi 4nm yang dipadukan dengan RAM LPDDR5X 12GB dan penyimpanan UFS 4.0 256GB. Kombinasi ini memberikan performa yang stabil untuk multitasking dan penggunaan berat. Gim populer seperti Genshin Impact dapat dijalankan dengan pengaturan grafis tinggi, meskipun frame rate sesekali mengalami penurunan. Meski tanpa sistem pendingin khusus, suhu perangkat tetap terjaga dan hanya terasa hangat setelah pemakaian intensif dalam waktu lama.

Daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan utama. Motorola membenamkan baterai silikon-karbon berkapasitas 6.000 mAh ke dalam bodi yang relatif ramping. Dalam penggunaan sehari penuh, daya masih tersisa hingga malam hari. Teknologi pengisian cepat 90W TurboPower memungkinkan pengisian penuh dalam waktu kurang dari satu jam, bahkan Motorola mengklaim pengisian beberapa menit saja sudah cukup untuk penggunaan berjam-jam.

Di sektor kamera, Edge 60 Pro tampil serius dengan konfigurasi tiga kamera belakang. Kamera utama 50 MP menggunakan sensor Sony LYTIA 700C dengan OIS, didampingi kamera ultra-wide 50 MP yang juga mendukung mode makro, serta kamera telefoto 10 MP dengan optical zoom 3x dan OIS. Hasil foto terlihat tajam dengan warna alami, baik di kondisi terang maupun minim cahaya. Mode warna Natural dan Signature memberikan fleksibilitas sesuai selera pengguna, sementara kamera depan 50 MP mampu menghasilkan selfie detail meski belum dilengkapi autofokus.

Secara keseluruhan, Motorola Edge 60 Pro hadir sebagai alternatif kuat di segmen menengah premium. Perpaduan desain elegan, layar berkualitas, kamera telefoto fungsional, performa stabil, baterai awet, serta fitur AI yang relevan membuatnya tampil kompetitif. Bagi pengguna yang menginginkan pengalaman Android semi-stock, sering memanfaatkan asisten AI, dan membutuhkan kamera serbaguna tanpa harus naik ke harga flagship, Edge 60 Pro layak masuk daftar pertimbangan.

More articles

Latest article