Dia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menangani masalah sampah tersebut. Labobar menyadari bahwa tumpukan sampah yang terus dibiarkan dapat menjadi sumber penyakit dan menciptakan kondisi lingkungan yang tidak sehat. Dia juga mengimbau warga yang melewati area tersebut untuk menggunakan masker demi menjaga kesehatan mereka.

Menyikapi keluhan dari warga, Kristian Bunga, petugas kebersihan dari DLH Kabupaten Jayapura, mengonfirmasi bahwa tumpukan sampah terus bertambah dalam seminggu terakhir.

Dia menjelaskan bahwa hal ini disebabkan oleh pemalangan jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Waibron oleh warga setempat. Volume sampah meningkat karena akses menuju TPA dipalang, sehingga warga membuang sampah di lokasi yang seharusnya tidak mereka lakukan.

Kristian menambahkan bahwa kebiasaan warga yang membuang sampah sembarangan juga memperparah kondisi. Untuk mengatasi tumpukan sampah tersebut, DLH Kabupaten Jayapura telah menugaskan empat petugas kebersihan.

Namun, volume sampah yang besar dan beragam jenisnya membuat pembersihan secara manual sulit dilakukan. Dia berharap DLH dapat menyediakan alat berat, seperti ekskavator, untuk mempercepat proses pengangkutan sampah ke TPA Waibron.

Kristian juga menyatakan bahwa masalah pemalangan jalan menuju TPA Waibron harus segera diselesaikan agar pengangkutan sampah dapat kembali normal dan lingkungan di sekitar Kantor Bupati Jayapura tetap bersih.

Upaya bersama antara pemerintah daerah, warga, dan DLH Kabupaten Jayapura diperlukan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama dalam menyelesaikan masalah sampah ini demi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi semua.