Teluk bintuni, Beritakasuari.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni kembali melaksanakan program mudik gratis bagi masyarakat Orang Asli Papua (OAP) sebagai bentuk kepedulian menjelang Idulfitri 1447 Hijriah atau tahun 2026. Sebanyak 156 warga diberangkatkan menuju Distrik Yakora menggunakan 33 unit kendaraan dobel gardan yang disiapkan khusus untuk menghadapi medan geografis yang menantang.
Pelepasan rombongan dilakukan langsung oleh Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, di Kantor Dinas Perhubungan pada Selasa, 17 Maret 2026. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat lokal dapat merayakan hari raya bersama keluarga tanpa kendala transportasi.
“Program ini diperuntukkan bagi warga OAP sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Yohanis.
Penggunaan kendaraan jenis dobel gardan dipilih untuk menjamin keamanan dan kelancaran perjalanan, mengingat kondisi infrastruktur di sejumlah wilayah yang membutuhkan armada tangguh. Rute Bintuni–Yakora menjadi fokus utama dalam pemberangkatan kali ini.
Bupati juga menekankan pentingnya aspek keselamatan selama perjalanan. Ia mengingatkan seluruh pengemudi agar tetap waspada dan memprioritaskan keamanan penumpang hingga tiba di tujuan.
“Utamakan keselamatan, jaga pemudik kita dengan baik sehingga dapat tiba dengan selamat dan merayakan hari raya bersama keluarga,” tegasnya.
Selain itu, ia turut mengajak masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar perayaan Idulfitri dapat berlangsung dengan aman dan penuh kekhusyukan.
Sementara itu, Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Teluk Bintuni, Marten Kilonresi, menjelaskan bahwa program ini didanai melalui Dana Otonomi Khusus, sehingga secara khusus diperuntukkan bagi masyarakat OAP. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan seluruh warga yang berhak dapat merasakan manfaat program tersebut.
“Mudik gratis ini diperuntukkan bagi OAP karena sumber anggarannya berasal dari Dana Otsus. Kami berkomitmen mengakomodasi masyarakat tanpa terkecuali,” jelasnya.
Secara keseluruhan, jumlah masyarakat yang difasilitasi dalam program mudik dan arus balik tahun ini mencapai 350 orang. Selain rute Yakora, pemerintah juga menyediakan layanan transportasi untuk jalur Manokwari–Bintuni dengan total dukungan sekitar 50 kendaraan.
Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif serupa yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya dan mendapatkan respons positif dari masyarakat. Untuk mendukung kepulangan warga setelah Idulfitri, pemerintah daerah juga telah menjadwalkan layanan arus balik gratis pada 24 hingga 25 Maret 2026.
Dengan adanya program ini, pemerintah berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat, khususnya dalam momentum hari besar keagamaan.



