Waisai, Beritakasuari.com – Kile Linette Casey, seorang wanita berusia 52 tahun asal Amerika Serikat, telah meninggalkan dunia ini saat sedang menikmati liburan di Kepulauan Raja Ampat. Kepergiannya yang mendadak membuat semua orang terkejut dan bersedih. Sebelumnya, dia tiba-tiba pingsan dan segera dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
Wakil Kepala Polda Papua Barat Daya, Komisaris Besar Ronny Sammy, memberikan keterangan bahwa Casey bersama suaminya dan dua teman mereka telah tiba di Raja Ampat pada hari Sabtu sebelumnya. Mereka berencana untuk menikmati keindahan alam dan kekayaan bawah laut yang dimiliki oleh pulau-pulau tersebut. Namun, nasib berkata lain, Casey harus mengakhiri perjalanannya dengan cara yang tragis.
Menurut hasil pemeriksaan medis yang dilakukan, diketahui bahwa Casey meninggal akibat kanker stadium akhir. Kabar ini tentu saja sangat mengejutkan bagi keluarga dan teman-temannya. Mereka tidak pernah menduga bahwa penyakit yang diderita Casey begitu parah. Ronny juga menyampaikan bahwa Casey sebenarnya sudah sakit sejak lama, bahkan sebelum ia berangkat ke Indonesia.
Casey dan rombongannya memilih untuk menginap di sebuah homestay sederhana selama berada di Raja Ampat. Mereka menikmati suasana pantai yang tenang dan indah, namun tak disangka kejadian tragis harus menimpa mereka. Saat ditemukan pingsan di pantai, segera dilakukan evakuasi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis yang lebih baik.
Pemandu wisata Julio Tabolong, yang saat itu sedang mendampingi suami Casey dan dua rekan mereka, langsung menerima kabar tersebut dari pengelola homestay. Mereka segera meninggalkan lokasi penyelaman untuk menuju puskesmas tempat Casey dirawat. Setelah mendapat penanganan medis di Puskesmas Yenbekwan, Casey kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ampat.
Perjalanan Casey ke RSUD Raja Ampat tidaklah mudah. Dengan menumpang speed boat milik homestay, Casey tiba di rumah sakit pada sore hari. Meskipun tim medis telah berusaha semaksimal mungkin, nyawa Casey tidak bisa diselamatkan. Dia dinyatakan meninggal setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya.
Suami Casey, John, memutuskan untuk mengirim jenazah istrinya ke Kota Sorong untuk proses kremasi. Abu rekamasi Casey kemudian akan dikirim kembali ke Amerika Serikat, tempat asal mereka.