Stok Beras dan Minyak Goreng Bulog Manokwari Aman Jelang Lebaran

Must read

Manokwari, Beritakasuari.com – Perum Bulog Cabang Manokwari memastikan ketersediaan stok bahan pangan utama tetap terjaga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Persediaan beras dan minyak goreng dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga di wilayah tersebut.

Kepala Bulog Manokwari, Sheika Irawaty, menjelaskan bahwa stok beras penugasan pemerintah atau beras medium yang termasuk dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) saat ini mencapai sekitar 782 ton. Selain persediaan yang telah tersedia di gudang, Bulog juga masih menunggu pasokan tambahan yang sedang dalam proses pengiriman.

Menurutnya, sekitar 1.000 ton beras saat ini masih dalam perjalanan menuju Manokwari. Di samping itu, terdapat rencana tambahan pasokan beras yang diproyeksikan mencapai 8.700 ton dalam waktu mendatang.

“Jika diakumulasi, total stok beras mencapai sekitar 10.482 ton. Apabila seluruhnya terealisasi, maka hingga akhir tahun stok beras di Bulog dipastikan aman,” kata Sheika.

Ia menambahkan bahwa beras SPHP merupakan beras bersubsidi yang didistribusikan pemerintah ke pasar sebagai langkah menjaga keseimbangan pasokan serta menekan potensi lonjakan harga pangan di masyarakat.

Selain beras medium, Bulog Manokwari juga memiliki persediaan beras premium sekitar 62 ton yang diperuntukkan bagi kebutuhan pasar komersial. Sementara itu, stok gula pasir di gudang Bulog tercatat sekitar 25 ton yang siap didistribusikan sesuai kebutuhan pasar.

Dari sisi komoditas minyak goreng, Bulog saat ini memiliki stok Minyakita sekitar 71.000 liter. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah karena Bulog tengah menunggu tambahan pasokan sekitar 55.000 liter dalam waktu dekat.

Di samping Minyakita, Bulog Manokwari juga menyimpan stok minyak goreng komersial merek Sanky yang mencapai sekitar 18.000 liter. Ketersediaan ini diharapkan mampu menjaga kestabilan pasokan minyak goreng di pasar menjelang meningkatnya permintaan saat Ramadan dan Idulfitri.

Bulog juga mendapatkan penugasan sebagai salah satu distributor kedua untuk produk Minyakita bersama beberapa badan usaha milik negara lainnya, seperti Rajawali Nusantara Indonesia dan ID Food. Dalam penugasan tersebut, Bulog memperoleh porsi distribusi sekitar 35 persen dari total kuota yang dialokasikan bagi BUMN.

Distribusi Minyakita di Manokwari saat ini diprioritaskan untuk pasar yang tergabung dalam program SP2KP. Setelah itu, penyaluran akan diperluas ke jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) serta sejumlah pasar tradisional yang menjadi pusat aktivitas perdagangan masyarakat, seperti Pasar Sanggeng dan Pasar Borobudur.

Selain memastikan stabilitas pasokan komoditas utama, Bulog Manokwari juga bersiap menjalankan penugasan penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat. Bantuan tersebut merupakan alokasi untuk periode Februari dan Maret.

Dalam program tersebut, setiap penerima bantuan direncanakan memperoleh 10 kilogram beras serta dua liter minyak goreng Minyakita. Namun untuk wilayah Manokwari, proses penyaluran masih menunggu kedatangan tambahan pasokan minyak goreng agar distribusi dapat berjalan sesuai rencana.

Dengan ketersediaan stok yang terus diperkuat melalui pasokan tambahan, Bulog Manokwari optimistis kebutuhan pangan masyarakat menjelang Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar.

More articles

Latest article